Game

TAHUKAH KAMU: Sejarah Teka-Teki Silang (TTS)

Tahukah Kamu: Sejarah TTS

Sayaajarkan – Mungkin sudah jarang ada anak generasi ‘zaman now’ yang memiliki hobi mengisi jawaban pada teka-teki silang (TTS). Padahal asyik, lho! Ada yang suka mengisinya?

Masih ingat? Entah bagaimana dengan sekarang, namun di Indonesia biasanya buku TTS sering dijual di lapak-lapak penjual koran, atau ditawarkan para pedagang asongan seharga beberapa ribu rupiah saja.

Itu tuh, yang covernya berwarna mencolok bergambar wanita cantik. Atau juga, muncul seminggu sekali sebagai kuis setiap akhir pekan di koran kesayangan kita.

Dalam bahasa inggris, Teka Teki Silang (TTS) dikenal dengan nama crossword. Credit photo: Pixabay

Siapa Penemu TTS?

Setiap orang punya alasannya masing-masing mengapa menggemari Teka Teki Silang. Dari sekedar mengisi waktu, mengasah otak dan pengetahuan, sampai mungkin mengejar hadiah uang kuis dengan mengirimkan jawabannya ke koran tadi. Kamu termasuk yang mana nih?

Ngomong-ngomong, tahukah kamu soal sejarah TTS? Siapakah penciptanya?

Bisa dibilang, TTS lahir dari dunia pers. Jauh sebelum populer dengan format mendatar dan menurun seperti yang kita kenal sekarang, bentuknya masih semacam permainan utak-atik kata.

Banyak versi mengenai kemunculan pertama kali Teka Teki Silang yang dalam Bahasa Inggris disebut “crossword”. Dari di koran The Stockton Bee, di Stockton, California, Amerika Serikat (AS) pada 1793–1795, hingga pada majalah Our Young Folks di AS pada 1862. Dan masih banyak lagi, pokoknya zaman baheula sekali.

Namun format teka-teki silang dengan kotak-kotak horizontal/vertikal yang mirip seperti sekarang sendiri muncul pertama kali di majalah Italia Il Secolo Illustrato della Domenica pada 1890.

Seorang koresponden kota Corriere della Sera bernama Giuseppe Arnoldi lah yang mendesainnya. Dia menamai permainan itu “Per passare il tempo” atau “Melewati Waktu”, memakai kotak-kotak berjumlah empat tanpa kotak berarsir hitam, mengandung petunjuk mendatar dan menurun.

Sekitar 20 tahun kemudian, TTS dengan format baru muncul di koran New York World pada 21 Desember 1913. Seorang jurnalis asal Liverpool, Inggris bernama Arthur Wynne lah yang menyusunnya, dan hingga kini dia disebutkan sebagai pencipta permainan tersebut.

Arthur Wynne adalah jurnalis asal Liverpool, Inggris. Dunia mengenalnya sebagai pencipta Teka Teki Silang. Credit photo: theguardian.com

Populer Hingga Saat Ini

TTS Wynne bermula ketika dia diminta editor di media tempat dia bekerja untuk membuat sebuah permainan ringan. Tujuannya, untuk menghibur pembaca di akhir pekan. Wynne lalu mempelajari format permainan kuno bernama Pompeii atau yang dalam bahasa Inggris disebut “Magic Square.” Mengadopsi permainan tersebut, terciptalah TTS versi Wynne hingga dimuat di halaman “entertainment.”

Format Teka Teki Silang versi Wynne berbentuk berlian dan masih tidak disertai kotak-kotak berarsir hitam yang banyak kita kenal sekarang. Semua jawabannya ditulis horisontal dengan 31 pertanyaan. Wynne lalu membuat inovasi baru untuk edisi berikutnya, yaitu berupa jawaban vertikal, dengan ruang-ruang kosong di tengah TTS.

Format tadi kemudian diadopsi oleh banyak koran lainnya dari The Pittsburgh Press (1916) sampai The Boston Globe (1917). Hingga akhirnya, muncul lah hari teka-teki silang sedunia atau National Crossword Day yang dirayakan tiap 21 Desember dan Arthur Wynne dinobatkan sebagai Bapak TTS dunia.

Sejak TTS versi Wynne tercipta, permainan ini kemudian menjadi populer ke seluruh dunia, dari Amerika Serikat menyebar melintasi lautan dan benua.

Bahkan saking populernya, Teka Teki Silang sekarang juga telah ada di smartphone

Menarik ya? Isi TTS lagi, yuk!

Sumber:
https://www.crosswordtournament.com/more/wynne.html
https://tirto.id/sejarah-teka-teki-silang-dan-mengapa-ia-begitu-digemari-dcmV?

Click to comment

Leave a Reply

Please Login to comment
  Subscribe  
Notify of
To Top