Movie

The Titan Review: Tema Evolusi yang Kurang Gereget

The Titan. Credit Photo: Netflix

Sayaajarkan – Mendengar Sam Worthington bermain di film sci-fi, yang terngiang adalah film Avatar rilisan 2009 lalu yang hingga saat ini masih menjadi film terlaris sepanjang masa.

Namun, meskipun temanya sedikit mirip, The Titan tak ada kaitannya tentang itu. Film ini lebih fokus pada pemaksaan evolusi terhadap manusia demi kemungkinan untuk bisa hidup di planet lain.

Sebagai latar belakang, The Titan menceritakan tentang keadaan bumi yang sedang terancam tak bisa ditinggali lagi. Salah satu jalan keluar dari masalah besar ini adalah hijrah besar-besaran ke planet lain, yang di film ini tertuju kepada bulan dari planet Saturnus yang bernama Titan.

Masalahnya, kondisi di Titan sama sekali tak bisa ditinggali oleh manusia dengan evolusi yang sekarang. Dan hal inilah yang mencetuskan program untuk melakukan evolusi buatan kepada manusia supaya kelak mereka bisa hidup sesuai dengan kondisi alam di sana.

Adegan di film The Titan. Credit Photo: Netflix

Adegan di film The Titan. Credit Photo: Netflix

Sebagai subyek eksperimen, para ilmuwan memilih beberapa prajurit tangguh. Salah satunya adalah letnan Rick Jansen (Sam Worthington), seorang pilot perang yang pernah selamat setelah terdampar di gurun selama 3 hari tanpa makanan dan air.

Bersama beberapa prajurit lainnya, Rick dan keluarganya, yakni sang istri, Dr. Abigail Janssen (Taylor Schilling), dan putra kecilnya Lucas Janssen (Noah Jupe) dipindahkan ke sebuah lokasi karantina. Di sinilah perlahan-lahan konflik terjadi. Tepatnya setelah Rick dan para prajurit lainnya mulai mengalami evolusi menjadi sebuah makhluk super.

Sebagai sebuah film utuh, The Titan sebenarnya punya tema yang menarik. Sayangnya, selain alurnya terlalu lambat, film ini seperti bingung mencari cara untuk menyelesaikannya.

Alhasil, sejak pertengahan film hingga akhir, para penonton hanya akan dipertontonkan efek domino yang sangat mudah ditebak. Ending yang klise juga memperburuk nilai akhir dari film, serta membuat motif utamanya jadi terkesan sia-sia. Padahal, jika mau memilih sedikit dramatis, The Titan bisa jadi film sci-fi yang keren.

Adegan di film The Titan. Credit Photo: Netflix

Adegan di film The Titan. Credit Photo: Netflix

The Titan merupakan film debut dari sutradara Lennart Ruff. Film ini didistribusikan oleh Netflix. Jadi jika kamu tak sempat menontonnya di bioskop, kamu bisa mendapatkannya melalui Netflix.

Selamat menonton ya.

“Lennart Ruff’s feature debut starts with an ingenious premise but takes a wrong turn by sacrificing scares for schmaltz.” Peter Bradshaw, The Guardian.

“Netflix’s New Sci-fi Thriller ‘The Titan’ is Like An Unsexy Version of The Fly.” Dan Jackson, The Thrilist.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top