Movie

Aquaman Review: Film DCEU Terbaik?

Aquaman

Sayaajarkan – Sebelum memulai review ini, ingin rasanya berkata kalau ‘Aquaman’ adalah film DCEU terbaik sejauh ini.

Beberapa review awal bernada positif sebelum filmnya rilis secara resmi membuat ekspektasi terhadap film superhero ini jadi begitu tinggi. Apalagi, filmnya digarap oleh sutradara James Wan yang namanya harum berkat melejitnya jagat horor ‘The Conjuring’ hasil ciptaannya.

Namun, meski jauh lebih baik dari ‘Batman v Superman’, Suicide Squad, dan tentu saja Justice League, film ini ternyata masih belum mampu menyamai kualitas ‘Wonder Woman’.

Dalam hal skenario, ‘Aquaman’ juga rasanya masih kalah dengan ‘Man of Steel’ yang merupakan instalasi pertama DCEU.

Sinopsis Aquaman

Film Aquaman meneruskan kisah superhero asal Atlantis, Arthur Curry (Jason Momoa) setahun usai serangan Steppenwolf dalam peristiwa ‘Justice League’.

Di filmnya kali ini, Arthur mendapat kabar dari Ratu Mera (Amber Heard) bahwa kaum Atlantis telah menyatakan perang terhadap para manusia. Gerakan ini diinisiasi oleh sang adik tiri, Orm atau Ocean Master (Patrick Wilson) yang kini menjabat sebagai raja Atlantis.

Untuk bisa menghentikan rencana mengerikan itu, Arthur pun harus merebut tahta dari tangan adik tirinya.

Patrick Wilson sebagai Orm. Credit photo: DC Comics

Skenario Lemah dan Durasi yang Terlalu Lama

Film Aquaman terasa lumayan lemah dalam hal skenario.

Dengan durasi yang mencapai 2 jam 2 menit, ceritanya terasa sedikit terlalu diulur-ulur dengan flashback serta subplot yang justru membuat fokus ceritanya jadi sedikit terganggu.

Selipan humornya juga sedikit terasa dipaksakan, meskipun beberapa mendarat dengan sukses.

Salah satu adegan di film Aquaman. Credit photo: DC Comics

Visual Bawah Laut yang Spektakuler

Untungnya, dari sisi visual, penggambaran James Wan terhadap kehidupan dunia di dalam laut sangatlah indah.

Patut dihargai bagaimana ia menggambarkan kehidupan kaum atlantis, mulai dari ketika mereka bergerak dan berkomunikasi satu sama lain; hingga memperlihatkan kemajuan peradaban yang mereka miliki.

Selain itu, penampakan beberapa makhluk-makhluk buas serta pertempuran akbar di dasar laut jadi sensasi tersendiri dalam menonton film ini. Semuanya terdukung oleh musik latar hasil tangan dingin Rupert Gregson-Williams.

Semua elemen ini menjadikan Aquaman nyaris menyamai kehebatan visual film Mortal Engines, ‘The Abyss’, atau bahkan ‘Avatar’.

Overall, Aquaman berhasil membawa jagat DCEU kembali bersinar. Tak sabar rasanya menanti kejutan apalagi yang bakal disuguhkan Warner Bros dan DC Comics dalam instalasi DCEU berikutnya.

“Director James Wan keeps things moving but seems a little out of his depth when fishing for laughs.” Andy Lea, Daily Star

“Bold, ambitious, visually stunning, and wonderfully unique, James Wan’s Aquaman is one of the best comic book films of the year.” Sheraz Farooqi, ComicBook Debate

Click to comment

Leave a Reply

Please Login to comment
  Subscribe  
Notify of
To Top