Movie

The Prodigy Review: Teror ‘Anak Setan’ yang Brilian

The Prodigy

Sayaajarkan – Tanpa promosi yang besar, film horor The Prodigy berhasil meraih predikat sebagai salah satu horor terbaik yang lahir di awal tahun 2019.

Meski tak banyak menawarkan formula baru, namun film produksi Orion Pictures dan Vinson Films yang dibuat dengan budget USD 6 juta (sekitar Rp 84,4 miliar) ini sukses memanjakan para pecinta horor dengan skenario serta pacing yang efektif.

Kalau boleh sedikit jujur, memilih Nicholas McCarthy sebagai sutradara memang merupakan langkah yang tepat. McCarthy sebelumnya telah teruji mengolah film horor dengan budget kecil. Sebut saja di antaranya film ‘The Pact’ yang hanya berbudget sekitar USD 400 ribu (Rp 5,6 miliar) saja.

Berkat tangan dingin McCarthy, jumpscares yang minimalis serta fokus yang jauh lebih dititikberatkan pada atmosfir mampu disuguhkan dengan baik tanpa membuat kita merasa bosan menontonnya.

Salah satu adegan di film The Prodigy. Credit photo: Orion Pictures.

Sinopsis The Prodigy

Dibintangi oleh Taylor Schilling, Peter Mooney, dan Jackson Robert Scott, The Progidy bercerita tentang sepasang suami istri yang dianugerahi seorang putera bernama Miles.

Miles diceritakan lahir pada 22 Agustus 2010, berbarengan dengan tewasnya seorang psikopat bernama Edward Scarka (Paul Fauteux) yang ditembak polisi lantaran kejahatannya membunuh banyak wanita.

Tahun demi tahun, Miles tumbuh menjadi anak yang jenius. Kedua orangtuanya perlahan-lahan menyadari kalau Miles tidak sedang baik-baik saja. Ia ternyata dipengaruhi kekuatan gelap yang berbahaya.

Salah satu adegan di film The Prodigy. Credit photo: Orion Pictures.

Horor yang Berbeda

Mengangkat tema ‘anak setan’, The Prodigy berani untuk mengambil arah yang agak berbeda dengan film-film sejenis. Porsi serta penggambaran para karakternya juga tidak berlebihan, terutama di adegan-adegan kelam.

Overall, terlepas dari ending yang sedikit ‘absurd’, menonton film The Prodigy adalah sebuah pengalaman yang menyenangkan.

“The film is cruelly well-made.” David Edelstein, New York Magazine/Vulture

“The creepy film isn’t the first to put a twist in the possession genre but the performances by Jackson Robert Scott and Taylor Schilling elevate the psychological thriller.” Joe Friar, The Victoria Advocate

Oh ya, barangkali belum tahu, menonton film horor seperti The Prodigy bisa membantu kita menurunkan berat badan lho. Cek artikelnya di sini.

Click to comment
To Top