Health

Tes Urine Sendiri Yuk di Rumah, Begini Tutorialnya

Tes urine. Credit Photo: Patriciadaly.com

Sayaajarkan – Jangan salah, tes urine bukan hanya berguna untuk mengecek apa seseorang sehabis menggunakan narkoba atau nggak. Ragam penyakit yang timbul dapat kita deteksi melalui beragam tes, salah satunya tes urine.

Selain cek ke laboratorium, kita bisa juga mulai memantau melalui diagnosa sendiri fisik daripada urine kamu. Apa aja keluhannya? Bagaimana fisiknya? Apakah berbau? Nah, sini saya ajarkan tutorialnya.

Tahukah kamu, warna urine dipengaruhi oleh, jenis makanan, pewarna makanan, dehidrasi, obat-obatan dan gangguan kesehatan. Karena itu, cara termudah melakukan tes urine adalah dengan memperhatikan warnanya.

Tes urine.

Agar hasilnya tidak bias, pastikan warna urine kamu bukan karena konsumsi vitamin c dosis tinggi atau makanan dengan warna tinggi seperti buah naga. Credit Photo: Bewellbuzz.com

Jernih

Ini pertanda banyak minum air, entah itu air putih atau minuman berasa, hati-hati juga, jangan terlalu banyak minum, harus sesuai dengan berat tubuh.

Urine berwarna jernih juga biasanya sering muncul saat sedang mabuk atau terlalu banyak minum bir.

Kuning neon

Biasanya terjadi akibat vitamin yang kamu minum kurang diserap tubuh, otomatis keluar kembali.

Keruh

Indikasi adanya infeksi pada saluran kemih. Juga batu ginjal kalau disertai sakit saat pipis.

Merah

Segera periksa ke dokter, kalau warna merah adalah pertanda infeksi pada kantung kemih, batu ginjal, bahkan kanker. Biasa terjadi pula sebagai efek samping obat pencahar.

Coklat seperti teh pekat

Pertanda gangguan pada hati, apalagi kalau disertai kulit yang menguning, biasa tejadi pada bayi yang baru lahir.

Bau

Apabila berbau manis, bisa menjadi indikasi diabetes. Yaitu kadar gula darah di atas normal. Tanda-tanda diabetes juga bisa terlihat dari sisa urine yang didatangi semut.

Kadangkala kita kurang bersih menyiram bekas urine, next thing you know, banyak semut mendatangi sisa urine itu, harus segera cek gula darah.

Bau urine juga dipengaruhi oleh makanan yang kita konsumsi pada hari itu. Wajar setelah makan jengkol dan pete, minum kopi, BAK (buang air kecil) nya pasti bau. Efeknya pun butuh waktu lebih dari sehari. Apabila sedang minum obat, terutama anti biotik, BAK nya pasti bau obat. Jadi harus ditelusuri juga, makan apa tadi sampai bisa bau BAK nya.

Tes urine.

Segera periksakan ke dokter jika warna urine kamu mengkhawatirkan atau kamu merasakan sakit saat sedang BAK. Credit Photo: Snacksafely.com

Kandungan dalam urine

Untuk mengecek kandungan dalam urine, harus melalui cek urine lengkap di laboratorium. Apabila mengandung protein, pertanda ada gangguan pada ginjal atau kehamilan.

Leukosit tinggi menandakan ada infeksi pada saluran kemih, glukosa tinggi menandakan ada indikasi diabetes. Nitrit menandakan ada infeksi bakteri pada saluran kemih. Dan lainnya.

Selagi muda, nggak rugi untuk selalu menjaga kesehatan. Mulailah dengan bergaya hidup bersih dan mengatur pola makan. Hindari makanan dan minuman yang mengandung pengawet dan pewarna berlebihan. Pilih makanan sehat… Demi masa depan cerah. Hidup hanya sekali, jalani dengan bijak.**

Click to comment

Leave a Reply

Please Login to comment
  Subscribe  
Notify of
To Top