Health

Hindari Postpartum Depression, Kenali dan Atasi Gejala Baby Blues Syndrome

Tips hindari Postpartum Depression. Credit photo: mpasi.org

Sayaajarkan – Beberapa waktu lalu terdengar kabar seorang ibu tega mengubur bayinya hidup-hidup. Apa yang dilakukan si ibu dicurigai akibat Postpartum Depression atau depresi pasca melahirkan.

Gangguan yang menyerang ibu ini memang tak bisa diremehkan karena bisa mengancam keselamatan sang ibu dan juga bayinya.

Apa itu Postpartum Depression?

Depresi pasca melahirkan atau Postpartum depression merupakan titik puncak dari gejala baby blues syndrome yang kemudian kemudian menjadi postpartum depression.

Baby Blues Syndrome merupakan suatu kondisi dimana muncul perasaan gundah gulana atau adanya perasaan sedih yang dialami oleh para ibu pasca melahirkan. Kondisi ini biasanya terjadi pada 14 hari pertama pasca melahirkan.

Kondisi ini masih terbilang normal, dimana ibu yang masih lelah namun harus tetap sigap untuk mengurus anak. Tapi akan sangat berbahaya jika tidak segera ditangani.

Postpartum Depression merupakan puncak dari baby blues yang kian parah. Dengan rentan waktu lebih dari dua minggu.

Gejala Baby Blues Syndrome sama sekali tidak boleh diremehkan. Credit photo: Intisari Online
Gejala Baby Blues Syndrome sama sekali tidak boleh diremehkan. Credit photo: Intisari Online

Gejala Baby Blues Syndrome

Untuk itu mari kita kenali gejala baby blues:

Sedih tanpa alasan

Pernah lihat atau merasakan ibu tiba-tiba nangis tanpa sebab? Iya ini adalah salah satu kondisi baby blues. Nangis tanpa sebab, biasanya si ibu merasakan gejolak perasaan yang sulit diungkapkan. Kaget dengan kondisi baru. Dimana tubuh belum kembali fit dan harus mengurus dan menyusui anak dengan jeda 2 jam sekali.

Cemas

Cemas yang berlebihan merupakan salah satu gejala baby blues. Contoh melihat anak yang baru lahir bisa pup 15 kali dalam sehari, bisa bikin ibu cemas. Padahal anak pup 15 kali sehari untuk bayi asi merupakan kondisi wajar.

Panik

Cemas yang berlebih bisa membuat panik. Merasa takut kemudian gelisah yang berkepanjangan. Kasus anak bayi baru lahir pup 15 kali sehari membuat ibu cemas berlebihan sehingga menimbulkan panik karena takut anaknya sedang sakit. Sampai pada akhirnya anak dikasih obat.

Mudah Marah

Karena sedih, cemas kemudian panik, hingga akan mudah sekali marah. Bahkan hal sepele bisa jadi masalah besar. Karena perasaan yang sulit diungkapkan.

Istirahat sangatlah penting dan berpengaruh pada ketenangan sang ibu. Credit photo: cikimis.com
Istirahat sangatlah penting dan berpengaruh pada ketenangan sang ibu. Credit photo: cikimis.com

Apa yang harus dilakukan jika terjadi gejala Baby Blues?

Istirahat cukup

Kondisi badan yang kurang istirahat akan sangat mudah memicu emosi sehingga menyebabkan stres. Ibu baru melahirkan pasti akan sulit untuk tidur 8 jam sehari karena harus menyusui anak 2 jam sekali. Untuk itu pastikan ibu tidur 2 jam sekali mengikuti ritme anak tidur.

Makan yang bergizi

Ibu menyusui butuh asupan gizi. Karena asupan gizi sangat membantu ibu menyusui agar anak mendapatkan asupan gizi yang baik. Selain itu asupan gizi yang baik akan membuat badan ibu tidak mudah sakit. Kondisi badan yang cuma bisa tidur 2 jam sekali akan rentan mudah sakit untuk itu butuh asupan gizi yang baik.

Support system

Dukungan keluarga dan lingkungan menjadi salah satu faktor penting. Jika kondisi badan kurang baik jangan paksakan ibu merawat anak sendiri. Jangan pernah segan untuk minta tolong bantuan suami, orang tua ataupun bisa menggunakan jasa babysitter.

Click to comment
To Top