Health

TAHUKAH KAMU: Apa Itu Antioksidan dan Radikal Bebas?

Ilustrasi antioksidan. Credit photo: Hello Sehat

Sayaajarkan – Antioksidan sering kita dengar pada berbagai jenis iklan. Namun apakah kita sudah benar-benar tahu cara kerjanya di dalam tubuh? Saat tubuh menggunakan oksigen, sekitar 1-2 persen sel-sel akan menjadi rusak dan berubah menjadi radikal bebas.

Radikal bebas adalah sebutan untuk sel-sel rusak yang menyebabkan kondisi negatif pada tubuh seseorang. Untuk mencegah kerusakan tersebut, tubuh kita membutuhkan molekul yang bernama antioksidan tadi.

Manusia dan organisme lain mempertahankan struktur dan fungsinya melalui reaksi kimia. Semua reaksi kimia yang dibutuhkan untuk hidup dikenal sebagai metabolisme. Dalam reaksi kimia ini, molekul yang lebih besar dipecah menjadi molekul yang lebih kecil, dan molekul yang lebih kecil diorganisir menjadi molekul yang lebih besar.

Agar molekul menjadi stabil, ia harus mengandung jumlah elektron yang tepat. Radikal bebas adalah molekul yang tidak stabil dan bermuatan listrik dalam sel, yang dapat bereaksi dengan molekul lain (seperti DNA) dan merusaknya. Di sinilah peran antioksidan ketika sebuah molekul kehilangan elektron dan berubah menjadi radikal bebas, molekul antioksidan masuk dan menetralkannya.

Jangan salah, radikal bebas juga punya sedikit manfaat lho bagi tubuh. Credit photo: Shutterstock
Jangan salah, radikal bebas juga punya sedikit manfaat lho bagi tubuh. Credit photo: Shutterstock

Hubungannya dengan radikal bebas

Radikal bebas terus-menerus terbentuk selama metabolisme. Tanpa antioksidan, radikal bebas akan menghancurkan tubuh kita dengan sangat cepat. Namun radikal bebas juga melayani fungsi penting untuk kelangsungan hidup kita. Sebagai contoh, sel-sel kekebalan tubuh menggunakan radikal bebas untuk membunuh bakteri yang mencoba menginfeksi kita.

Dengan begitu banyak hal yang ada di dalam tubuh, kita membutuhkan keseimbangan tertentu. Kita membutuhkan jumlah radikal bebas dan antioksidan yang tepat. Ketika radikal bebas melebihi jumlah antioksidan, ini dapat menyebabkan keadaan yang disebut stres oksidatif. Selama stres oksidatif, molekul penting dalam tubuh dapat menjadi sangat rusak bahkan menyebabkan kematian sel.

Penyebab radikal bebas

Beberapa faktor stres dan kebiasaan gaya hidup diketahui meningkatkan pembentukan radikal bebas, misalnya mengkonsumsi air kotor, asap rokok, alkohol, gula darah tinggi, asam lemak tak jenuh, sinar matahari yang terik, bakteri, jamur, virus, asupan mineral yang berlebih, kurang oksigen dalam tubuh, kelebihan oksigen dalam tubuh, dan lain-lain. Konsumsilah nutrisi dengan dosis yang tepat dan tidak berlebihan.

Dimana antioksidan ditemukan?

Antioksidan ditemukan di hampir semua makanan yang berasal dari tumbuhan dan hewan. Produk olahan daging dan ikan juga mengandung molekul tersebut meski dalam jumlah yang lebih kecil dibandingkan dengan sayuran dan buah, terutama buah beri.

Sumber:
– https://www.healthline.com/nutrition/antioxidants-explained#section6
– https://www.alodokter.com/antioksidan-sebagai-senjata-melawan-radikal-bebas

Click to comment
To Top