Food

Coca-Cola, Minuman Era Kolonial Hingga Milenial

Sayaajarkan – Rasanya kita semua sudah tidak asing lagi bila mendengar nama Coca-Cola. Kitapun dengan mudah menemui produk Coca-Cola hampir di setiap tempat yang menjual minuman ataupun di gerai-gerai restoran cepat saji. Tapi tahukah kamu kapan sih minuman berkarbonisasi ini mulai ada di Indonesia? Yuk kita simak perjalanan Coca-Cola di Indonesia.

Batik Coke
Credit Photo: coca-colaamatil.co.id

Botol Pertama

Sebuah fakta mengejutkan bahwa ternyata Coca-Cola sudah ada di tanah air sebelum Indonesia merdeka, tepatnya tahun 1927. Botol pertama Coca-Cola diimpor oleh seorang insinyur belanda bernama De Koenig dan baru diproduksi secara lokal oleh pembotolan De Water Nederlands Indische Mineral Fabriek, di Batavia, Indonesia 1932.

Seiring situasi Indonesia yang pada saat itu penuh pergolakan, Coca-Cola sempat berhenti berproduksi pada tahun 1942. Baru pada tahun 1956, setelah Perang Dunia ke-II, Coca-Cola dioperasikan kembali oleh The Indonesia Bottler Limited (IBL), perusahaan nasional yang didirikan oleh TH Ticoalu, Tatang Nana, dan Harry Handoyo. Pabrik tersebut memproduksi 1,000-1,500 cases Coca-Cola setiap harinya, dan mempekerjakan 25 orang yang dibantu oleh 3-7 truk untuk pendistribusian.

Coca-Cola Amatil Indonesia

Sejak tahun 1992, Coca-Cola Indonesia berada di bawah naungan Coca-Cola Amatil melalui Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI). Coca-Cola Amatil merupakan produsen dan distributor minuman non-alkohol siap minum terkemuka. Berkantor pusat di Sydney, Australia, Coca-Cola Amatil telah terdaftar di Bursa Efek Australia dan termasuk dari 20 perusahaan unggulan di Australia.

CCAI sendiri memproduksi dan mendistribusikan produk di bawah lisensi The Coca-Cola Company. Sampai saat ini CCAI telah memproduksi, menjual dan mendistribusikan lebih dari 10 merek di Indonesia termasuk minuman ringan berkarbonasi, jus, teh, minuman isotonik, air minum dalam kemasan, minuman berenergi, dan masih banyak lagi, dengan lebih dari 100 format kemasan dan ukuran. 

Tersertifikasi Halal

Sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar, maka sertifikasi halal adalah hal yang utama dalam membangun sebuah bisnis, khususnya yang berkaitan dengan produk makanan minuman yang dikonsumsi di Indonesia. Di Indonesia, produk Coca-Cola sendiri telah memperoleh sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia sejak tahun 1994, sehingga kita tidak perlu khawatir ketika mengkonsumsi Coca-Cola.

Selalu Kekinian

Selain sekedar berjualan, Coca-Cola juga kreatif dalam menanamkan imagenya saat melakukan pemasaran, dari mulai menempatkan coolbox di berbagai warung hingga kulkas yang tentunya telah dibranding, sehingga produk Coca-Cola selalu mudah terlihat. Ditambah Coca-Cola juga selalu menghadirkan slogan maupun jingle yang diperbaharui berkala mengikuti perkembangan trend jaman.

Wah, ternyata panjang juga ya perjalanan Coca-Cola di Indonesia

Click to comment
To Top