Sport

Rafting Pertama Kali? Pilih Sungai yang Tepat

Rafting. Credit Photo: Metra.ge

Sayaajarkan – Bagi yang senang menantang diri atau pun sekedar cari pengalaman baru, olahraga ekstrim rafting bisa menjadi pilihan tepat.

Namun, banyak orang yang masih ragu untuk melakukannya bahkan ketakutan. Alasannya banyak, mulai tidak bisa berenang, mudah panik, takut dibiarkan begitu saja, dan sebagainya. Padahal, tidak pandai berenang pun, kita masih bisa kok menikmati rafting.

Sebenarnya, saat ini tingkat keamanan sudah terjamin. Tetapi, tetap saja ada resikonya. Apalagi rafting termasuk olahraga yang menantang dan memicu adrenalin. Jadi, buat yang ingin mencoba pertama kalinya, mari kita perhatikan 6 grade dari sungai. Ingat, semakin besar grade-nya maka akan semakin sulit dan menantang. Sini saya ajarkan.

Grade I

Air sungai mengalir tenang dan hanya sesekali diiringi riam kecil. Rintangan seperti batu, pusaran air atau air terjun, jarang dijumpai. Scouting atau pengintaian untuk menentukan lintasan sepertinya tidak perlu dilakukan. Self rescue atau penyelamatan diri relatif sangat mudah untuk dilakukan.

Grade II

Terdapat ombak pada air sungai, meskipun tidak terlalu tinggi. Terdapat rintangan berupa bebatuan, namun jaraknya masih sangat renggang. Scouting masih tidak diperlukan dan self rescue pun masih mudah dilakukan.

Grade III

Terdapat riam-riam yang diiringi gelombang-gelombang yang tidak terduga. Dibutuhkan manuver untuk menghindari rintangan. Scouting diperlukan untuk membantu menentukan lintasan. Meski self recue bisa dilakukan, kadang-kadang dibutuhkan rescue team untuk bersiaga di tepi sungai.

Rafting

Gambaran sungai dengan grade 1-III. Credit Photo: wetplanetwhitewater.com

Grade IV

Jeram sudah mulai sulit dan mulai sambung menyambung. Gelombang air bisa mencapai 2 meter dengan variasi kelokan yang cukup tajam. Letak bebatuan cukup berdekatan dengan arus sungai yang liar. Scouting dan manuver cepat sangat diperlukan. Potensi terjadinya kecelakaan cukup besar dan self rescue sulit untuk dilakukan. Oleh karena itu, kehadiran rescue team sangat diperlukan.

Grade V

Riamnya panjang dan liar serta sambung-menyambung. Arus lebih deras dan jeramnya pun berbahaya. Lintasan dipenuhi oleh batu-batu besar dengan ukuran sungai yang sempit. Dibutuhkan manuver cepat dan rumit untuk mengarungi sungai di grade ini. Self rescue sudah tidak mungkin dilakukan. Apabila terjadi kecelakaan, river rescue sangat sulit dilakukan. Scouting harus dilakukan meskipun cenderung sulit.

Grade VI

Inilah tipe sungai yang paling sulit untuk diarungi. River rescue sudah tidak mungkin dilakukan. Untuk itu, dibutuhkan persiapan yang benar-benar matang untuk mengarunginya. Secara umum, sungai dengan karakteristik grade VI tidak dianjurkan untuk diarungi oleh para pemula atau anak-anak dengan umur di bawah 16 tahun, karena pastinya akan menghadapi banyak rintangan dan tingkat kecuraman yang sangat ekstrim dan berbahaya, dan hanya diperbolehkan dilintasi oleh para peserta arung jeram yang sudah berpengalaman serta profesional.

Rafting

Gambaran sungai dengan grade IV-VI. Credit Photo: wetplanetwhitewater.com

Jika pemula, maka lebih baik ambil grade 1-3 dulu. Nanti saat sudah ada banyak pengalaman, bisa mengambil grade yang di atasnya.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top