Finance

E-Toll: Siasat Untuk Mengisi Ulang Secara Gratis

e-toll

Sayaajarkan – Sejak pertengahan Mei 2017, PT. Jasa Marga, mengumumkan bahwa akan memberlakukan 100 persen pelayanan non tunai atau cashless di gardu Tol mulai Oktober 2017. Masyarakat sudah mulai banyak membuat E-Toll baik dari petugas Tol di jalan atau memang ke Bank yang mengeluarkan E-money dengan fitur E-Toll. (tribunnews.com)

Pemberlakuan transaksi elektronik ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan antrean di gerbang tol yang selama ini kerap terjadi. Selain itu, langkah ini untuk mewujudkan budaya nontunai (cashless society). One step forward untuk menjadi masyarakat modern.

Nah, dengan pemberlakuan ini, dijamin transaksi menggunakan e-Toll akan meningkat. Pastiin aja ikutin saran berikut agar proses transaksi E-Toll ini bebas dari biaya administrasi alias Gratis!

Isi Ulang E-money di ATM Bank Penerbit

E-Toll sesungguhnya adalah E-money yang dapat digunakan untuk pembayaran tol. E-money ini tentu bukan milik satu bank saja, tapi ada beberapa penerbit e-money. Nah, untuk isi ulang gratis dan tidak dibebankan biaya, isilah di ATM bank Penerbit tempat kita membuat e-money-nya.

Akan tetapi, perlu diingat, hanya isi ulang di bawah Rp200.000 yang tidak dikenakan biaya tambahan di ATM. Jika Anda melakukan isi ulang lebih dari jumlah tersebut, akan dikenakan biaya maksimal Rp750. Oleh karena itu, untuk tips yang kedua adalah….

e-toll

Isi Ulang Kurang dari Rp. 200.000

Jangan isikan kartu e-money melebihi batas maksimal bebas biaya admin, yaitu tidak lebih dari Rp 200.000. Misalnya, kita mengisi e-money sebesar Rp 150.000, maka tidak akan dikenakan biaya tambahan.

Cara ini juga dapat digunakan untuk pembayaran non tunai yang harganya lumayan besar, misalnya membayar tol Purbaleunyi, Cipularang dan Cipali.  Kita buat simulasinya yuk!

Contoh, Kita ingin melakukan perjalanan dari Pasar Rebo, Jakarta ke Palimanan, via tol Cipali, pulang pergi. Biaya yang dibutuhkan adalah sebagai berikut.

Bayar Tol Lingkar Luar Jakarta Rp9.500

Bayar Tol Cikarang Utama – Cikopo Rp13.500

Bayar Tol Cikopo – Palimanan – Rp96.000

Total Rp119.000 Untuk satu kali perjalanan. Pulang pergi jadi: Rp238.000

Maka, jangan langsung melakukan isi ulang untuk dua kali perjalanan. Lakukan isi ulang sebesar, Rp 150.000 dulu di perjalanan pergi sebelum masuk tol, dan lakukan isi ulang sebesar Rp 100.000 lagi untuk menambahkan sisa saldo yang tersisa sebelum masuk tol pada perjalanan pulang.

Ingat, yang dibebankan biaya tambahan adalah isi ulang di atas Rp 200.000, bukan saldo yang tersimpan lebih dari Rp 200.000. jadi, tidak ada masalah jika kita melakukan isi terus menerus hingga saldo lebih dari Rp200.000 asalkan besaran top-up tidak lebih dari batas maksimal itu.

Usahakan Punya E-Money Sama Dengan Rekening Bank

Pastikan kita memiliki e-money dari bank penerbit yang sama dengan bank tempat menyimpan uang. Misalnya, rekening tabungan dari Bank Mandiri, maka milikilah e-money yang diterbitkan oleh Bank Mandiri tersebut.

Ini dilakukan agar mudah melakukan isi ulang. Contohnya, saat akan melakukan tarik tunai, kita bisa sekalian melakukan isi ulang e-money. Dengan begitu, sama saja memindahkan uang di rekening ke kartu e-money. Jadi, tidak ada biaya tambahan yang dibebankan lagi deh ke kita.

Itulah siasat agar kita dapat mengisi ulang E-Toll gratis tanpa harus terbebankan dengan biaya tambahan. Semoga bermanfaat ya.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top