Info Feed

Tips Menerbitkan Buku Sendiri

Tips Menerbitkan Buku Sendiri. Credit Photo: listchallenges.com

Sayaajarkan – Kamu suka menulis? Punya naskah novel atau kumpulan cerita pendek? Hm, baiknya sih nggak disimpan di dalam laptop terus. Bagaimana kalau kamu menjadikannya buku?

Ada dua cara agar karya kamu terbit. Pertama, kamu mengirim naskah ke penerbit lalu menunggu apa naskah kamu layak diterbitkan atau tidak. Kedua, menerbitkannya sendiri alias self publishing.

Cara pertama memang paling gampang. Kamu tak perlu repot melakukan ini-itu. Biar penerbitmu yang kerja, kamu cukup menanti royalti hasil penjualan. Tapi, cara kedua kayaknya lebih asyik. Nah, saya punya beberapa tips kalau kamu ingin menerbitkan sendiri. Sini saya ajarkan.

1. Tulislah sesuatu yang orisinal dan punya arti. Bila tidak mungkin dari sisi ide, ceritakan saja dari sudut pandang berbeda. Misal, sebelum menulis novel teenlit kamu harus jawab dulu pertanyaan ini: Kenapa teenlit aku beda dengan teenlit lain? Apa yang akan pembaca dapat dari teenlit aku?

2. Kenali buku-buku yang ada di pasaran. Ini penting, mengingat persaingan buku itu keras. Dengan diterbitkan dan didistribusikan, tak serta merta membuatnya bisa laku. Padahal, modal untuk membuat buku sendiri harus kembali, lho.

Tips Menerbitkan Buku Sendiri.

Karena modalnya tidak sedikit. Usahakan tulisanmu sudah benar-benar masksimal sebelum diterbitkan. Credit Photo: Pixabay

3. Luangkan waktu dan harus punya modal sendiri. Selain meluangkan waktu untuk menulis, kamu juga patut meluangkan waktu untuk berbagai hal agar bukumu bisa terbit betulan. Kalau kamu nggak punya editor freelance yang bertugas membaca dan mencari kesalahan pada bukumu, minta teman atau saudara membaca. Setelah naskah disunting, cari designer untuk mendesain bukumu baik untuk isi dan sampulnya. Lalu mencari percetakan, meminta nomor ISBN (nomor identitas judul bukumu yang diterbitkan setiap penerbit), dan setelah terbit, mempromosikan sendiri. Ingat, karena self publishing artinya semua biaya hal-hal di atas keluar dari kocek kamu.

4. Jika tak mau direpotkan dengan urusan tetek bengek menerbitkan bukumu, kamu bisa meminta jasa publishing service. Mereka akan membantu kamu mengerjakan urusan mulai dari penyuntingan sampai ke percetakan dan mendistribusikannya. Tentu, semua ada harganya.

5. Perlu diingat, menerbitkan buku adalah hal serius. Untuk penulis pemula yang baru memiliki satu-dua naskah, sebaiknya tak menerbitkannya sendiri. Bila naskah yang dimiliki banyak, self publishing tidak masalah karena ada kontinuitas yang membuat pembaca tahu akan karya kamu, dan akhirnya membeli.

Selamat berjuang ya!

Click to comment
To Top