Info Feed

Gempa Bumi dan Tsunami: Tips Menyelamatkan Diri

gempa bumi

Sayaajarkan – Bukan rahasia lagi bahwa Indonesia rawan bencana alam. Posisi Nusantara yang dilewati “ring of fire” atau “cincin api” menjadi penyebabnya. Belakangan, mulai dari gunung meletus, gempa bumi, dan tsunami datang dalam waktu berdekatan di sejumlah daerah.

Yang terbaru saat artikel ini ditulis, negeri kita sedang berduka karena Palu dan sekitarnya di Sulawesi Tengah luluh lantak akibat gempa bumi dan tsunami. Kabar terakhir korban mencapai hingga 1.424 orang meninggal duniaKarena kita tak pernah tahu kapan musibah akan terjadi, kita wajib siap menghadapi datangnya bencana kapan pun dan di mana pun.

Dari berbagai sumber terpercaya SayaAjarkan.com telah merangkumkan tips menyelamatkan diri untuk mengantisipasi datangnya gempa bumi dan tsunami.

gempa bumi dan tsunami

Perumahan Baloroa yang hancur akibat gempa dan tsunami. Credit Photo: viva.co.id

Tips Penting Menyelamatkan Diri Saat Gempa Bumi

Saat berada di dalam ruangan:

1. Bila sedang di rumah, merunduklah hingga menyentuh lantai lalu berlindung di bawah meja atau perabot lain yang kuat. Atau bila tidak ada, lindungi kepala dengan lengan lalu merayap menuju tempat yang sekiranya aman..

2. Jauhi apa pun yang sekiranya berbahaya dan dapat menimpa kita.

3. Jangan segera ke luar ruangan, tunggu hingga guncangan mereda atau berhenti. Penelitian menunjukan justru banyak yang terluka saat mereka sedang berusaha keluar ruangan saat guncangan masih terjadi.

4. Bila sedang berada di dalam gedung, jangan gunakan lift. Tetap tenang dan tertib mengevakuasi diri lewat tangga darurat.

Saat berada di luar ruangan:

1. Carilah tempat terbuka seperti lapangan.

2. Jauhi gedung, lampu jalan, papan reklame, tiang listrik, jaringan berkabel lainnya dan lain sebagainya yang sekiranya bisa menimpa kita.

3. Tetaplah di luar hingga guncangan berhenti.

Saat berada dalam mobil:

1. Segera berhenti dan menepi, namun hindari di dekat/bawah bangunan, pohon, jembatan, atau pun jaringan berkabel.

2. Tetap tinggal di dalam kendaraan. Lanjutkan perjalanan setelah gempa berhenti namun hindari jalan, jembatan, dan lain sebagainya yang telah rusak akibat gempa.

Bila terjebak di dalam reruntuhan:

Tentu kita berharap ini tidak akan pernah terjadi. Namun untuk jaga-jaga, ingat hal berikut.

1. Jangan menyalakan api. Api bisa menyulut kebakaran bila pasca gempa di dekat kita ada gas bocor atau bahan mudah terbakar lainnya.

2. Jangan banyak bergerak atau apa pun yang bisa menimbulkan debu yang dapat terhirup. Tutup mulut dengan sapu tangan atau kain.

3. Munculkan suara pada pipa atau dinding supaya tim SAR dapat mencari keberadaan kita. Gunakan peluit bila ada. Berteriak adalah jalan terakhir, tapi hal ini bisa membuat debut berterbangan dan terhirup oleh pernapasan.

gempa bumi

Infografis safety tips saat terjadi gempa bumi. Credit Photo: wheninmanila.com

Tips Menyelamatkan Diri Saat Tsunami

Bila kita sedang berada di daerah pantai atau pesisir pasca gempa berakhir, maka masih ada ancaman tsunami untuk diwaspadai.

Idealnya, sistem deteksi dini akan bekerja dan melalui berbagai saluran BMKG akan mengeluarkan peringatan dini akan datangnya tsunami sehingga kita bisa segera memanfaatkan waktu yang singkat untuk mengevakuasi diri. Namun sayangnya sebagaimana kita tahu dalam bencana di Palu, buoy atau sistem pelampung di lautan kita untuk memberikan info akurat datangnya tsunami, tidak berfungsi dengan baik.

Diluar dugaan, tsunami malah menerjang tak lama setelah status peringatan dini akan bahaya tsunami dicabut oleh BMKG. Dari yang kabarnya buoy rusak, dicuri, hingga tidak ada anggaran untuk merawatnya, yang jelas ratusan nyawa telah meninggal.

Untuk itu selain waspada dan terus memonitor peringatan, kita juga wajib mengenali tanda-tanda alam potensi datangnya tsunami.

Berbagai Macam Pertanda Tsunami

Gempa Bumi Besar

Bila kita sedang berada dekat pantai, pasca terjadinya gempa besar, lama dan lebih dari satu menit, wajib waspada. Sebaiknya bersiap dan langsung menyelamatkan diri dari ancaman tsunami.

Air Laut Surut

Surutnya air laut adalah salah satu pertanda akan terjadinya tsunami. Meski begitu tsunami tidak selalu diawali air surut. Tidak perlu mencari tahu air surut atau tidak, apapun yang terjadi, segera jauhi pantai dan fokus menyelamatkan diri. Kita hanya punya waktu sekitar 5-10 menit untuk menyelamatkan diri.

Suara Gemuruh Dari Laut

Banyak saksi mengatakan mendengar suara kencang seperti deru kereta api atau pesawat jet ketika tsunami datang. Jangan tunda, segera evakuasi diri dan orang-orang yang kita cintai.

Apa yang harus dilakukan?

gempa bumi dan tsunami

Infografis tips menyelamatkan diri dari gempa dan tsunami. Credit photo: victoria.ca

Biasanya kita hanya punya waktu 10-30 menit sejak gempa hingga datangnya tsunami. Maka fokuslah menyelamatkan diri.

Saat sedang berada di daratan:

Segera cari tempat-tempat tinggi seperti bukit, atau tempat dengan ketinggian di atas 30 meter, sejauh 3 km dari pinggir laut, atau bangunan kuat bertingkat.

Saat sedang berlayar di lautan:

Apabila di tengah tsunami terjadi kita tengah berada di kapal atau perahu, usahakan tetap berlayar dan hindarilah wilayah pelabuhan. Semakin dekat ke pantai, semakin berbahaya pula hantaman gelombang.

Saat berkendara:

Lupakan mobil atau kendaraan bermotor lainnya. Segera berhenti, kunci lalu tinggalkan kendaraan dan segera menyelamatkan diri. Terjebak di kemacetan akan memperbesar resiko kita tidak selamat akibat kena terjangan tsunami.

Hindari juga melewati jembatan karena gempa susulan masih bisa terjadi. 

Terakhir, di mana pun kita berada baik saat gempa maupun tsunami, usahakan untuk tetap tenang, bertindak cepat namun dan tidak panik. Kepanikan bisa menghambat usaha kita menyelamatkan diri dan menambah masalah.

Semoga kita semua selalu selamat, amin!

Referensi:

https://www.bnpb.go.id/gempa
https://www.voaindonesia.com/a/gempa-tsunami-palu-tanda-jelang-gempa-selamatkan-diri/4595239.html
https://mojok.co/red/ulasan/pojokan/langkah-langkah-menghadapi-gempa-bumi-dan-tsunami/
http://mediaindonesia.com/read/detail/146673-menanti-gempa-dahsyat-di-jalur-ring-of-fire
https://www.viva.co.id/berita/nasional/1079625-tsunami-3-meter-terjadi-setelah-peringatan-dini-dicabut

Click to comment
To Top