Info Feed

TAHUKAH KAMU: Sejarah Terbentuknya Perindo

Partai Perindo

Sayaajarkan – Partai Persatuan Indonesia awalnya didirikan sebagai ormas dan dideklarasikan pada 24 Februari 2013 di Istora Senayan, Jakarta. Baru pada 7 Februari 2015 di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta. Perindo bermetamorfosa dan dideklarasikan sebagai Partai.

Partai ini digawangi oleh Hary Tanoesoedibjo, pengusaha dan pemilik MNC Group yang terkenal sebagai raja media. Dengan infrastruktur yang dimiliki MNC Grup membuat Partai ini digadang-gadang menjadi partai yang bersinar di 2019.

Sebelum membentuk Perindo, Hary Tanoe sendiri mengawali karir politiknya saat bergabung dengan Partai Nasdem sebagai Ketua Dewan Pakar pada 9 Oktober 2011. Namun, Hary memutuskan mundur pada 21 Januari 2013. Hary mengaku, keputusannya mundur karena ada perbedaan pendapat dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Nasdem Surya Paloh yang saat itu hendak maju menjadi Ketua Umum.

Menjelang Pemilu 2014. Setelahnya Hary bergabung dengan Hanura. Kemudian, Hary bersama Wiranto mendeklarasikan diri sebagai pasangan capres-cawapres. Namun, suara yang didapatkan Hanura di pileg tidak memungkinkan bagi pasangan itu untuk maju. Hary kemudian memutuskan mundur dari Hanura.

Hary Tanoesoedibjo
Hary Tanoesoedibjo

Struktur Perindo

Dari segi struktur, hampir seluruh posisi Partai ini diisi oleh kolega Hary Tanoe di MNC, komposisi tersebut dibuat untuk efektivitas kerja partai. Sebagai partai baru, Perindo membutuhkan akselerasi kerja yang luar biasa, seperti membangun infrastruktur organisasi sampai ke desa-desa.

Guna memastikan keberlangsungan Partai, Hary Tanoesoedibjo-pun meniadakan musyawarah di tingkat wilayah (provinsi) dan daerah (kabupaten/kota). Dalam anggaran dasar dan rumah tangga partai, tertulis bahwa ketua dan sekretaris DPW dipilih dan ditetapkan oleh majelis persatuan partai (pasal 24); begitupun ketua dan sekretaris DPW (pasal 25).

Barulah untuk dewan pimpinan cabang (DPC), Perindo mengadakan mekanisme musyawarah di tingkat kecamatan untuk memilih ketua dan sekretaris.

Model seperti ini sebenarnya bukan hanya dilakukan oleh Perindo. Partai Gerindra masih menggunakan penunjukan langsung untuk posisi ketua di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Partai baru lain seperti PSI, Garuda, dan Berkarya pun juga melakukan hal serupa.

Sementara itu untuk mekanisme pengkaderan Perindo melakukan pelatihan kader dari tingkat pemula sampai paripurna. mekanisme pengaderan dibuat untuk memastikan bahwa kader yang ditunjuk sebagai pengurus partai, baik di tingkat pusat maupun kecamatan, memiliki kualitas yang baik.

Mekanisme ini difungsikan untuk menjaring kader-kader potensial dan menjadikan Partai Perindo sebagai Partai yang tidak hanya bergantung pada figur.

Jadi, meskipun tampak terpusat pada sosok Hary Tanoe, pantas bila Partai Perindo menyatakan diri sebagai partai modern yang akan dikelola dengan profesional.

Visi dan Misi Perindo

Sebagai partai modern, Partai Perindo adalah perpaduan antara partai massa dan partai kader, namun dengan tetap memiliki komitmen menjunjung tinggi pengelolaan partai secara profesional. Berikut adalah Visi dan Misi Partai Perindo:

VISI

Mewujudkan Indonesia yang berkemajuan, bersatu, adil, makmur, sejahtera, berdaulat, bermartabat dan berbudaya.

MISI

Mewujudkan pemerintahan yang berkeadilan, yang menjunjung tinggi nilai-nilai hukum sesuai dengan UUD 1945.

Mewujudkan pemerintahan yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme untuk Indonesia yang mandiri dan bermartabat.

Mewujudkan Indonesia yang berdaulat, bermartabat dalam rangka menjaga keutuhan NKRI

Menciptakan masyarakat adil, makmur, dan sejahtera berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam wadah Negara Kesatuan Republik indonesia.

Menegakan hak dan kewajiban asasi manusia dan supremasi hukum yang susuai Pancasila dan UUD 1945 untuk mewujudkan keadilan dan kepastian hukum guna melindungi kehidupan rakyat, bangsa dan negara.

Mendorong tumbuhnya ekonomi nasional yang berkontribusi langsung pada kesejahteraan warga negara Indonesia.

Selain memiliki kekuatan dalam penguasaan media, Partai ini memiliki fokus pada program menurunkan ketimpangan ekonomi dengan penciptaan lapangan pekerjaan yang dianggap merupakan masalah tersendiri yang hadir bersamaan dengan bonus demografi. Partai Perindo sendiri menargetkan perolehan suara di atas 10 persen pada Pemilu 2019.

Sumber:

– https://id.wikipedia.org/wiki/Partai_Persatuan_Indonesia
– https://nasional.kompas.com/read/2018/02/22/08292081/partai-perindo-dan-penantiannya-di-pemilu-2019.
– https://tirto.id/perindo-partai-politik-rasa-mnc-cNvZ
– https://nasional.sindonews.com/read/961609/149/partai-perindo-lahir-untuk-kesejahteraan-indonesia-1423366846/20
– https://partaiperindo.com/?page_id=6

Click to comment
To Top