Info Feed

Grab dan Gojek Akan ‘Kawin’. Mungkinkah?

grab dan gojek kawin

Sayaajarkan – Perkawinan di dunia ini ternyata tidak hanya berlaku untuk makhluk hidup. ‘Perkawinan’ antar perusahaan pun banyak kita temui. Saat ini sedang santer pemberitaan bahwa dua startup raksasa akan bergabung. Yes, Grab dan Gojek dikabarkan akan “kawin”!

Dua raksasa startup yang bergerak dibidang transportasi dan pengantar makanan ini sama-sama memiliki valuasi sebesar $10 miliar. Berdasarkan informasi dari The Information, keduanya sedang membahas kemungkinan untuk bergabung.

Pembahasan akan penggabungan ini semakin serius diantara management kedua belah pihak selama beberapa bulan terakhir. Presiden Grab, Ming Ma, dan CEO Gojek Andre Soelistyo telah bertemu di awal bulan ini untuk membahasnya.

Jadi, akankah perkawinan ini terjadi?

Penghalang “Perkawinan” Grab dan Gojek

Perkawinan adalah bentuk komitmen dimana kedua belah pihak menerima syarat-syarat yang disepakati.

Di dunia perusahaan, perkawinan pun terjadi disaat ada kesepakatan syarat yang diinginkan masing-masing pihak. Salah satu syarat yang paling berpengaruh adalah kepemilikan saham.

Berdasarkan informasi dari The Informan, pihak Gojek menginginkan 50-50 kepemilikan saham. Namun pihak Grab menginginkan merekalah yang memiliki mayoritas saham.

Penghalang lainnya adalah masalah valuasi yang dimiliki masing-masing perusahaan. Gojek dengan $10 Miliar dan Grab dengan valuasi $14 Miliar. Izin regulasi merger juga menjadi penghalang.

grab dan gojek kawin
Tuh akur yah. Credit Photo: diadona.id

Klarifikasi Dari Gojek Terkait dengan ‘Perkawinan’

Pertemuan top management dari masing-masing pihak telah terjadi. Pemberitaan akan ‘perkawinan’ merekapun sudah santer terdengar. Namun juru bicara dari Gojek menampik hal tersebut.

“There are no plans for any sort of merger, and recent media reports regarding discussions of this nature are not accurate. Dia berkata.

Pada dasarnya, tidak ada rencana untuk ‘kawin’. Dan pemberitaan-pemberitaan belakangan ini terkait hal tersebut tidak akurat.

Jika melihat informasi di atas, nampaknya ‘perkawinan’ diantara decacorn ini masih belum kelihatan hilalnya. Namun, seperti ungkapan yang sering kita dengar bahwa segala sesuatu itu mungkin terjadi.

Dalam dunia usaha, pemenang hanyalah satu. Masing-masing masih terus mengejar funding. Yang memiliki modal lebih besar dan strategi yang lebih baik akan menang. Salah satu akan mendominasi pada akhirnya.

Baik Grab ataupun Gojek harus mengalah jika tidak ingin tergerus. Pilihan untuk ‘kawin’ menjadi pilihan yang paling strategis jika melihat peta perjalanan kedua perusahaan ini.

Referensi: https://www.dealstreetasia.com/stories/se-asian-giants-gojek-grab-in-merger-talks-report-176437/

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top