Law

Tilang Elektronik Motor Berlaku Mulai Februari 2020

tilang elektronik berlaku februari

Sayaajarkan – Mulai Februari 2020, pengguna motor harus semakin berhati-hati dalam berkendara untuk tidak melanggar peraturan lalu lintas. Pasalnya, pelanggaran lalu lintas tidak hanya diawasi oleh polisi lalu lintas tapi juga CCTV. Nah, jadi jangan sampai kaget kalau tiba-tiba pemberitahuan tilang elektronik motor sampai ke alamat kita.

Berlaku mulai Februari 2020, tilang yang akan dideteksi kamera adalah pelanggaran rambu lalu lintas, pelanggaran marka jalan dan ketika pengemudi atau penumpang tidak menggunakan helm.

Sosialisasi akan dilakukan untuk satu minggu pertama. Setelah itu, barulah tilang elektronik ini akan diberlakukan.

Tilang Elektronik Baru Diterapkan Di Jakarta

Penerapan tilang elektronik untuk saat ini baru akan diberlakukan di Jakarta dan untuk beberapa titik tertentu saja. Perlu diingat, karena di berlakukan di Jakarta, penilangan hanya dilakukan pada pelat motor Jakarta juga.

Saat ini sudah ada 57 kamera pengawas akan disebar di lokasi yang telah ditentukan untuk penindakan pengendara motor. Lokasi yang dimaksud antara lain adalah:

  • Sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin.
  • Jalur TransJakarta Koridor 6 Rute Ragunan-Monas

“Pertama, sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin. Kemudian, di jalur Transjakarta koridor 6 rute Ragunan-Monas, tepatnya di depan kantor Imigrasi, Jalan Warung Buncit, Jakarta Selatan,”- AKBP Fahri Siregar. Jumat (24/1/2020).

Saat melakukan pelanggaran, kamera ETLE akan menangkap gambar kendaraan bermotor yang melanggar aturan lalu lintas. Setelah itu, hasil tangkapan gambar tersebut terkirim langsung ke pusat data di TMC Polda Metro Jaya.

Sistem Kerja dan Pembayaran Denda

Kamera ETLE yang telah terpasang di titik-titik yang telah ditentukan akan menangkap gambar kendaaraan bermotor yang melanggar. Dengan teknologi Automated Number Plate Recognition (ANPR ), pelat nomor kendaraan tersebut akan dicocokan dalam sofware.

Identifikasi pemilik, jenis mobil, merek, tipe, warna, dan informasi lainnya akan muncul dalam sistem database. Jenis pelanggarannya otomatis langsung ditentukan. Kemudian surat pelanggaran dibuat atau dicetak.

Surat pelanggaran ini akan dikirimkan ke alamat rumah pemilik motor pelanggar selambat-lambatnya tiga hari setelah pelanggaran dilakukan. Cukup cepat ya sistem tilang elektronik ini.

Bagi yang sudah menerima surat tilang ini, maka penyelesaian dapat dilakukan dengan cara membayarkan sejumlah denda yang tercantum. Pembayaran tersebut saat ini dapat kita lakukan via Bank dengan menggunakan kode pembayaran yang tertera.

Pelanggar diberikan waktu 5 hari setelah pengiriman surat konfirmasi untuk klarifikasi jika ada kekeliruan dalam proses tilang.

tilang elektronik etle
Mekanisme tilang elektronik. Credit Photo: https://etle-pmj.info/#konfirmasi

Klarifikasi dari pemilik kendaraan dapat dilakukan melalui situs web http://www.etle-pmj.info. Pelanggar juga dapat mengirimkan kembali belangko konfirmasi yang telah diisi kepada kepolisian.

Pemilik kendaraan bisa mengklarifikasi jika saat itu kendaraannya dikendarai orang lain, atau kendaraan itu sudah bukan lagi miliknya namun belum dilakukan balik nama oleh pemilik yang baru.

Simak video berikut untuk lebih jelasnya:

Sistem kerja tilang elektronik. Credit Video: @TMC Polda Metro

Semoga dengan pemberlakuan ini, pengendara bermotor menjadi lebih tertib dalam berkendara.

Pengaduan dan layanan kepada Polda Metro Jaya:

085781430009, 081905275666, 082385416651

 

  

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top