Lifestyle

NAH Project, Sneakers Lokal Seumur Jangung Yang Sukses Menginjak Lantai Istana

Sayaajarkan – Sebagai Presiden yang suka “blusukan”, apa yang digunakan Presiden Jokowi tentunya harus mampu menunjang kebutuhannya, termasuk sepatu. Alih-alih menggunakan sepatu import merek terkenal, ternyata pilihan Presiden Jokowi justru jatuh pada brand lokal yang baru seumur jagung bernama NAH Project.

Kali ini sayaajarkan bakal membahas kisah menarik dalam perjalanan NAH Project hingga sepatunya dapat menginjak lantai Istana. Sementara soal kualitas rasanya sudah tidak perlu lagi untuk dibahas. Karena dengan digunakannya sepatu NAH oleh seorang Presiden, otomatis hal tersebut menjadi garansi kualitas bagi sepatu NAH.

NAH Project dirintis oleh dua sejoli Rizky Arief Dwi Prakoso dan Karina Innadindya pada Oktober 2017 di Bandung. Bermodal Rp 5 juta, 30 pasang sepatu berhasil mereka produksi. Dan dari 30 pasang sepatu tersebut, hanya 20 pasang yang berhasil dijualnya. Hasil yang setidaknya dapat menutupi modal awal mereka.

Strategi

NAH Project adalah pelopor Brand Indonesia yang melakukan metode transparency pricing, yaitu transparansi soal harga bahan dan berbagai biaya lalinnya yang dibebankan pada sebuah produk hingga membentuk harga jual. Dikutip dari halaman resmi nahproject.com Hal ini dilakukan karena NAH Project meyakini bahwa customer memiliki hak untuk mengetahui harga sebenarnya dari produk yang dibeli. Tanpa mark up berlebihan, tanpa membuang banyak cost yang tidak diperlukan, tanpa merusak kualitas, dan dengan berusaha keras menjaga alur produksi kita seefisien mungkin.

NAH Project Transparency Pricing
Credit Photo: nahproject.com

Bisnis NAH Project dijalankan secara konsisten dengan mengikuti event komunitas dan sebagainya. Dari situlah relasi banyak didapat, hingga pada akhirnya rekomendasi dari brand Never Too Lavish, brand lokal yang sempat viral karena jaket denim buatannya digunakan oleh Jokowi, turut mengantarkan sepatu NAH yaitu  tipe Yoga FlexKnit 2.0 Carbon Black ke kaki orang nomer satu di Indonesia. Pada waktu itu usia NAH Project baru 10 bulan loh.

Yoga FlexKnit 2.0
Credit Photo: nahproject.com

Pertama kali sepatu NAH terlihat digunakan Presiden Jokowi adalah pada gelaran acara We The Fest 2018. Dan yang selanjutya terjadi tentu saja mudah ditebak; yaitu Jokowi efek. Pengikut di Media Sosial NAH Project bertambah pesat dalam waktu singkat, begitu pula dengan penjualan yang meroket luar biasa. Dari penjualan 1-3 pasang perhari meningkat menjadi 50-100 pasang per harinya. Bahkan saat melaunching sepatu NAH edisi Asian Games, 1000 pasang sepatu yang disediakan sold out dalam waktu 20 menit saja.

Rejeki Istana

Uniknya, ternyata sebelum dipakai Presiden Jokowi, sepatu NAH juga sempat dicoba oleh kedua putra Presiden Jokowi; Kaesang yang datang saat pergelaran Solevacation 2.0 di Yogyakarta. Sementara Gibran hadir saat acara Exposure pada Mei 2018 di Ambarukmo Plaza, Yogyakarta. Sayangnya ukuran untuk model yang diinginkan Kaesang dan Gibran tidak tersedia pada dua gelaran event tersebut. Namun demikian dengan dipakainya sepatu NAH oleh Presiden Jokowi, menunjukkan bahwa rejeki tidak akan tertukar benar adanya, dan sepatu NAH tetap dapat menjejak lantai Istana.

Click to comment
To Top