Otomotif

Motor Matic Ingin Awet? Begini Tips Merawatnya

Tips merawat motor matic. Credit photo: Pertamax7.com/Yamaha Force 155

Sayaajarkan – Motor matic alias skutik dipilih karena ini jenis motor yang lebih praktis digunakan. Kenapa? Karena skutik menawarkan fitur-fitur yang turut mendukung kenyamanan pengendara. Utamanya di soal sistem transmisi.

Karena itu motor matic tidak punya gigi layaknya motor bebek yang kudu pindah-pindah dari gigi 1 sampai 4. Artinya dengan motor matic, kaki pengendara bebas dari memainkan tuas persneling. Jadi, tinggal starter, pelintir gas, langsung ngacir. Gak perlu khawatir pegal kaki.

Bagi sebagian orang, khususnya wanita, sistem pindah gigi seperti di bebek dianggap merepotkan. Makanya, sistem transmisi skutik ini dianggap memudahkan.

Keunggulan lainnya: kedua remnya (depan-belakang) diletakkan di setang dengan sistem tuas, bukan model injak untuk rem buritan. fungsi kerja kaki yang biasanya dilakukan di bebek, bisa dipensiunkan. Pengendara tinggal duduk di jok, atur posisi yang nyaman, mainin gas, dan remnya.

Sama seperti motor lain (bebek atau sport), motor matic pun kudu dirawat agar tetap awet dan nggak nyusahin di jalan. Jangan mentang-mentang skutik itu mudah dikendarai lalu perawatannya diabaikan.

Sebagai tunggangan, baik untuk di dalam kota maupun untuk mudik ke kampung halaman, motor matic tetap harus dirawat secara rutin dengan pemeliharaan standar yang dapat dilakukan pemiliknya di rumah. Ada beberapa poin yang harus diperhatikan saat merawat skutik kesayangan.

Apa saja? Sini saya ajarkan.

Saringan udara

Peranti ini ada di dalam sebuah kotak atau boks. Komponen ini berperan penting untuk mendukung proses pembakaran di ruang bakar. Karena lewat alat ini, udara yang dipasok ke karburator jadi lebih bersih. Untuk itu, filter atau saringan udara harus dirawat secara berkala. Yakni, dibersihkan sesuai anjuran pabrik yang ada di buku manual.

Caranya, disemprot dengan angin bertekanan (kompresor) untuk tipe biasa (busa). Sementara untuk jenis viscous element (kertas), bebas perawatan. Artinya, bila sudah sampai batas waktu yang ditentukan, langsung saja diganti baru. Batas maksimal pemakaian biasanya 15.000 km. Jika dibersihkan dengan cara disemprot, akan merusak lapisan oli yang ada di peranti itu.

Tips merawat motor matic - filter udara

Sebaiknya. cek saringan udara setiap 1.000 km. Credit Photo: Autoexpose.org

Aki/baterai

Komponen ini berguna untuk menyuplai arus ke peranti-peranti di skutik yang butuh listrik, misalnya untuk menyalakan lampu (lampu depan, sein),klakson, dan sebagainya. Aki juga berguna untuk mengoperasikan starter elektrik. Makanya, aki juga harus diperhatikan agar kondisinya tetap prima dan tidak mengganggu kinerja lampu-lampu.

Ada dua tipe aki: jenis biasa (pakai air aki) dan jenis MF alias maintenance free (aki kering). Untuk tipe pertama, perawatan yang perlu dilakukan adalah membersihkan kerak-keraknya dan mengecek ketinggian airnya. Kalau sudah berkurang, tambah sesuai batas yang ditentukan. Sedang untuk model MF, cukup dibersihkan dari kotoran.

Tips merawat motor matic - aki

Jangan lupa, cermati juga slang pernapasan pada aki untuk menghindari karat. Credit Photo: Wahanahonda.com

Kinerja rem

Bisa dibilang, nyawa pengendara motor terletak pada peranti ini. Nggak percaya? Coba bayangin aja, saat kamu ngebut, tiba-tiba rem blong atau macet. Terlebih pada skutik; alat penghenti laju ini punya peran yang sangat penting. Skutik nggak punya engine break untuk mengurangi laju kendaraan. Jadi rem sangat dibutuhkan dan vital.

Ada dua jenis: teromol dan cakram. Untuk pemeliharaan, sebaiknya rem dibongkar dari roda. Untuk tipe teromol, periksa ketebalan sepatu remnya. Kalau sudah tipis atau tidak sesuai batas yang ditetapkan pabrikan, segera ganti. Jika masih tebal, bisa dibersihkan atau dibuatkan alur baru agar sepatu rem tetap bisa menggencet dinding teromol.

Untuk model cakram, perhatikan minyak remnya. Apakah sudah sampai batas waktu yang ditentukan? Jika sudah, harus dikuras dan ganti yang baru. Atau, kalau belum tapi kapasitasnya sudah berkurang, bisa ditambah pada master remnya. Selain minyak rem, slang, kampas, dan sil, piston pada kaliper juga mesti dicek. Bersihkan jika sudah kotor dan ganti jika sudah aus.

Tips merawat motor matic - rem

Jangan anggap sepele kondisi rem motor kamu. Credit Photo: Otozones

Karburator

Bisa disebut peranti pengabut, karena di sinilah tempat terjadinya proses pembentukan kabut, bahan bakar dan udara untuk mendukung proses pembakaran di ruang bakar. Ada dua jenis karburator pada motor: model biasa yang umumnya dipakai di motor-motor bebek atau sport dan model karbu vakum. Model yang kedua ini yang belakangan mulai diaplikasikan di motor matic.

Perawatan untuk kedua jenis karburator itu berbeda. Terutama untuk tipe vakum, perlakuannya harus sangat hati-hati, karena dikhawatirkan membran yang ada di dalamnya rusak. Membersihkan karburator memang harus dibongkar. Tapi jika nggak mengerti cara membongkar yang baik, ya mending pakai cara sederhana: disemprot pakai carb cleaner.

Tips merawat motor matic - karburator

Berhati-hatilah saat membersihkan karburator motor. Jangan paksakan membongkar kalau memang belum menguasai caranya. Credit Photo: Mendetail.com

Busi

Busi adalah pemantik atau pemercik api di ruang bakar. Saat terjadi proses pembakaran, busi berperan penting membakar kabut campuran bahan bakar dan udara, sehingga menimbulkan ledakan dan menggerakan kruk as. Kinerja busi juga harus diperhatikan, jangan sampai ngedrop, karena kalau loyo, bisa dipastikan proses pembakaran jadi nggak sempurna.

Merawat busi nggak susah, kok. Caranya cukup dibersihkan dari kotoran yang melekat pada elektroda dan katodanya. Maklum, dalam proses kerjanya, busi kerap kali kotor atau terlihat ditempeli kerak pada bagian tersebut. Cukup gunakan sikat kawat atu ampelas untuk mengusir kotoran. Ganti busi baru jika memang daya perciknya loyo atau mati. Atur juga kerenggangn antara katoda dan elektroda.

Tips merawat motor matic - busi

Kalau motor susah menyala, bisa jadi busi kamu bermasalah. Credit Photo: Viva.co.id

Rawat sabuk

Istilah Inggris-nya, belt. Peranti ini berfungsi sebagai penyalur tenaga yang dihasilkan mesin ke roda lewat perantara sistem transmisi. Sama halnya dengan rantai pada motor bebek atau sport, peranti ini juga kudu dirawat. Cuma bedanya, belt nggak bisa dilumasi pakai gemuk kayak rantai. Melainkan perlu pelumas khusus untuk sabuk.

Maksudnya pelumas khusus untuk bahan karet kayak belt itu. Fungsinya untuk menjaga agar tak cepat getas. Bentuknya cairan seperti cairan penetran, biasanya dikemas dalam kaleng. Pakainya gampang, tinggal semprotkan saja di lubang belt-nya. Atau bisa juga pakai pelumas belt yang biasa dipakai untuk v-belt mobil.

Tips merawat motor matic - belt

Periksalah belt motor setiap mencapai 5000 km – 10000 km. Credit Photo: Infomotorterbaru.com

Setel klep

Layaknya motor 4 tak lain, skutik pun menggunakan klep. Setelah batas waktu tertentu peranti ini harus disetel. Tujuannya agar kinerja mesin tetap oke, tarikannya tetap yahud dan tidak boros bensin. Menyetel klep bisa dilakukan sendiri. Cuma syaratnya, harus mengerti betul tahapan pengerjaannya.

Tahapan yang dimaksud adalah sebagai berikut: cari top kompresinya. Kalau sudah ketemu, lepas penutup kepala silinder. Kemudian, putar poros engkol sampai tanda garis lurus. Kalau kedua rocker arm atau pelatuk bebas, berarti itu langkah top kompresi. Kemudian kamu bisa menggunakan filer gauge untuk mengukur celah klep.

Tips merawat motor matic - klep motor

Selain aki dan busi, klep juga bisa jadi penyebab motor kamu susah menyala, terutama di pagi hari. Credit Photo: Metrotvnews.com

Nah, demikian beberapa hal dasar perawatan skutik yang kamu bisa lakukan sendiri di rumah. Selamat mencoba.

Sumber: The Secret of Skutik, Acip Setiawan

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top