Movie

The Conjuring 3 Review: Seram meski Minim Jumpscare

The Conjuring: The Devil Made Me do It

Sayaajarkan – Setelah dijejali berbagai spin-off yang bikin pusing, penggemar The Conjuring akhirnya bisa bernapas lega berkat sekuel ketiganya, The Devil Made Me Do It.

Kembali diangkat dari kejadian nyata, film ini memvisualisasikan pengalaman paling menakutkan yang pernah dialami pasangan paranormal Ed dan Lorraine Warren.

Di belakang layar, bangku sutradara kini tak lagi diduduki oleh sang creator, James Wan.

Gosipnya sih, Wan memang tak mau menyutradarai trilogi. Itu mengapa dia selalu memindah tangankan buah karyanya saat sekuelnya terus berlanjut.

Lihat saja SAW, Insidious, dan mungkin sekuel ketiga Aquaman nanti (kalau dibuat).

Sebagai gantinya, hadir Michael Chavez yang sebelumnya menyutradarai The Curse of La Llorona yang mediocre itu.

Beruntung, di The Conjuring 3, Chavez mampu menghadirkan cerita yang efisien namun efektif.

Sinopsis The Conjuring: The Devil Made Me Do It

Peringatan: tulisan di bawah ini mungkin mengandung spoiler ringan

Kisah ini bermula ketika Ed dan Lorraine tengah berusaha menyembuhkan anak berusia 8 tahun, David Glatzel (Julian Hilliard) yang dirasuki setan.

Ketika proses pengusiran dilakukan, setan di tubuh David tanpa disadari pindah ke tubuh calon kakak iparnya, Arne Johnson (Ruairi O’Connor). Ed sempat mengetahui hal ini, namun keburu tak sadarkan diri akibat serangan jantung.

Beberapa hari kemudian, Arne yang dikuasai setan melakukan sebuah pembunuhan yang membuatnya terancam dihukum mati.

Ed dan Lorraine Warren pun berusaha keras menyelamatkan Arne dari kursi listrik, dengan membuktikan di persidangan kalau ada keterlibatan gaib di balik kasus ini.

Namun gawat, sosok di balik gaib tersebut menyadari apa yang dilakukan Ed & Lorraine, dan berbalik memburu mereka.

Minim jumpscare

Berbeda dengan dua film sebelumnya, film ini terasa lebih condong ke alur penyelidikan ketimbang membuat parade jumpscare.

Pilihan ini boleh dibilang sangat berisiko. Namun semuanya berhasil diatasi oleh alurnya yang efisien, serta kharisma Patrick Wilson dan Vera Farmiga sebagai pasangan Warren, yang mampu memikul film ini dari awal hingga akhir.

Tak hanya itu, keberadaan villain utama juga berhasil memberi penonton ancaman baru yang terasa nyata dan membuat bulu kuduk berdiri.

Dalam beberapa poin, ini jauh lebih efektif dari jurus jumpscare yang kian usang.

Pada akhirnya, The Conjuring: The Devil Made Me do It mungkin bukan yang terseram atau yang terbaik. Namun, film ini cukup kokoh untuk menjadi fondasi dari sekuel maupun spin-off berikutnya.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top