Movie

The Suicide Squad Review: Seperti Film Marvel

The Suicide Squad

SayaAjarkan – Semua orang memiliki kesempatan kedua dalam hidup. Namun bagi para anggota Task Force X alias The Suicide Squad, mereka harus bertaruh nyawa untuk mendapatkannya.

The Suicide Squad sendiri bukan nama baru bagi penggemar adaptasi DC Comics. Film perdananya sudah rilis pada 5 Agustus 2016 silam, dan mampu meraup USD 746,8 juta dari budget sekitar USD 175 juta.

Penghasilan wah itu, dan bahkan piala Academy Awards, sayangnya tak mampu menghindarkan film itu dari cap amburadul.

Berbagai kesalahan yang (katanya) ada di film itu lantas jadi masukan tersendiri bagi James Gunn (Guardian of the Galaxy), saat dapat mandat menggarap versi barunya. Lalu, bagaimanakah hasilnya?

Sinopsis The Suicide Squad

Meski film ini bukanlah reboot ataupun sekuel, ada beberapa tokoh utama yang kembali bermain di film ini.

Salah satunya Amanda Waller (Viola Davis), yang merupakan otak di balik The Suicide Squad.

Dengan tawaran potongan 10 tahun masa hukuman, para penjahat yang terpilih disatukan oleh Waller dalam sebuah tim.

Untuk berjaga-jaga apabila ada yang berniat membelot dan melarikan diri dari tugas, sebuah chip berisi peledak disuntikkan ke belakang kepala mereka.

Dengan tombol peledak yang ada di tangan Waller, para penjahat itu pun mau tak mau harus tunduk dengan segala aturan dari bos keji itu.

Bagi Waller, anggota The Suicide Squad tak ubahnya seperti aset yang bisa ia ganti kapan saja.

Ia mungkin akan setuju jika kita menawarkan julukan Replaceable Squad, atau bahkan Disposable Squad sebagai nama pengganti. Karena memang begitulah adanya.

Waller hanya butuh misinya selesai, tak perduli jika semua anggota Suicide Squad harus mati dalam tugas.

Pembuktian James Gunn

Sejak awal film, James Gunn betul-betul bersenang-senang dengan kebebasan yang Warner Bros dan DC Comics berikan kepadanya.

Hal ini bisa terlihat dari caranya memilih sejumlah karakter hanya untuk dimatikan. Semua itu ia hias dengan plot simple, tone color cerah, adegan laga, komedi receh, serta elemen kesadisan yang berceceran di mana-mana.

Dari sekian banyak karakter yang ada, beberapa karakter sukses menarik perhatian.

Sebut saja di antaranya Weasel (Sean Gunn), King Shark (Sylvester Stallone), TDK (Nathan Fillion), Harley Quinn (Margot Robbie) dan Peacemaker (John Cena) yang sukses berkat penempatannya di sisi komedi.

Selain itu, ada juga Bloodsport (Idris Elba), Ratcatcher 2 (Daniela Melchior), Polka-Dot Man (David Dastmalchian), dan Rick Flag (Joel Kinnaman) yang tampil menonjol di sisi drama, meski pendalaman karakternya kurang tergali dengan baik.

Layak tonton

Overall, meski kurang memorable, The Suicide Squad adalah tontonan seru yang sayang untuk dilewatkan.

Sisi cerianya membuat kita lupa kalau film ini adalah adaptasi DC Comics. Ya, rasanya seperti menonton film Marvel.

The Suicide Squad rilis pada 5 Agustus 2021. Film ini tayang di HBO Max.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top