Movie

Thirteen Lives: Kisah Penyelamatan yang Penuh Haru

Thirteen Lives

SayaAjarkan – Sutradara Ron Howard mungkin sempat membuat penikmat film (khususnya fans Star Wars) kecewa gara-gara spin off Han Solo yang tak sesuai harapan. Namun, kekecewaan itu sukses ia bayar lunas di tahun ini lewat film adaptasi kisah nyata bertajuk Thirteen Lives.

Thirteen Lives bercerita tentang usaha penyelamatan tim sepakbola junior yang terjebak banjir di dalam goa Tham Luang, di Chiang Rai, Thailand.

Mengadaptasi kisah nyata yang terjadi pada 2018 silam, film ini menceritakan bagaimana sulitnya tim penyelamat menjangkau mereka, terutama dengan intensitas hujan yang tengah tinggi.

Butuh setidaknya 18 hari, untuk mengeluarkan para anggota tim yang terdiri dari anak-anak berusia 11 hingga 25 tahun.

Thirteen Lives Tampil Prima dengan Jajaran Kast yang Mumpuni

Selain dipegang oleh Ron Howard di bangku sutradara, Thirteen Lives juga menampilkan sejumlah bintang papan atas Hollywood seperti Viggo Mortensen, Collin Farrell, Joel Edgerton, Lewis Fitz-Gerald, dan Tom Bateman.

Tak hanya itu, sebagai tuan rumah, sejumlah bintang dari Thailand pun turut hadir memberikan salah satu peforma terbaik mereka. Sebut saja di antaranya Sukollawat Kanarot, Thiraphat Sajakul, Teeradon Supapunpinyo, dan masih banyak lagi.

Penyutradaraan yang baik, dukungan kast hebat dan naskah yang ditulis apik oleh William Nicholson membuat film ini jadi salah satu film terbaik yang ada di 2022.

Mendebarkan dan mengharukan

Meski durasinya cukup lama, yaitu 147 menit, Thirteen Lives tetap mampu menyuguhkan ketegangan tanpa terlihat kedodoran di bagian cerita.

Beberapa subplot yang hadir memang rawan tertimbun dan tak tergubris lantaran plot utamanya yang sudah kadung tampil dominan. Namun, Howard dan Nicholson cukup pintar menyikapinya. Mereka sukses menjejalkan semua itu lewat beberapa line dialog yang cukup kuat sehingga mampu tetap terngiang meski cerita terus berjalan.

Mendekati klimaks, jalannya plot terbilang halus dan tak terkesan terburu-buru. Sisi emosionalnya juga bisa sampai ke penonton tanpa terasa ada paksaan sama sekali.

Pada akhirnya, Thirteen Lives bolehlah menjabat sebagai salah satu adaptasi kisah nyata yang patut kita perhitungkan. Film yang tayang di layanan streaming Amazon Prime Video ini bahkan bisa bersanding dengan adaptasi sejenis yang tayang di layar lebar.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top