Movie

RED Review: Pesta Besar Para Penggemar One Piece

One Piece RED

SayaAjarkan – Tak ada yang lebih membahagiakan bagi para penggemar One Piece, selain berbondong-bondong ke bioskop, untuk menyaksikan sosok Shanks yang melegenda.

Dan itulah yang sedang terjadi saat ini. Sebuah pesta besar untuk merayakan ulang tahun ke-25 dari anime karya Eiichiro Oda ini, serta kembalinya Shanks, jagoan hebat yang bahkan dikagumi oleh Luffy, selaku tokoh utama One Piece.

Sebagai catatan, kehadiran film RED pertama kali tercetus pada 21 November 2021, tepatnya saat One Piece baru saja menginjak episode ke-1000.

Hampir satu tahun berselang, film ini akhirnya memulai penayangan di seluruh dunianya pada 22 Juli 2022 di Nippon Budokan, Tokyo. Lalu meluncur secara teatrikal sejak 6 Agustus 2022 kemarin.

Sinopsis RED

Film RED berfokus pada karakter penyanyi bernama Uta, yang memiliki suara menakjubkan.

Konser pertama yang segera ia gelar, mendapat sambutan meriah dari hampir seluruh kalangan, mulai dari para rakyat jelata, angkatan laut, hingga para bajak laut.

Diceritakan, Luffy bersama para anak buahnya juga turut bergegas untuk menghadiri konser tersebut. Hampir semua menganga saat tahu kalau Uta, sebenarnya pernah memiliki hubungan yang akrab dengan Luffy.

Apalagi, saat mereka mengetahui fakta bahwa Uta, adalah putri dari si Rambut Merah, Shanks.

Baca juga: 8 Karakter yang Paling Kuat di One Piece

Film One Piece yang Tersukses di Box Office

Perlu kalian ketahui, RED bukanlah film perdana dari One Piece. Anime ini sebelumnya telah mengeluarkan 14 judul film, yang hampir kesemuanya sukses di box office.

Namun, tampil sebagai film ke-15, RED benar-benar menciptakan rekor yang menakjubkan ketimbang film-film terdahulunya.

Tak tanggung-tanggung, sejauh ini filmnya telah menghasilkan lebih dari USD 126,6 juta (sekitar Rp 1,9 triliun) untuk penayangannya di seluruh dunia, dan menduduki posisi ke-15 sebagai film Jepang terlaris sepanjang masa.

Angka ini kemungkinan akan terus naik, jika melihat euforianya yang belum juga reda hingga saat ini.

Cerita yang Menyegarkan

Mungkin sadar dengan para penggemarnya yang sedang tegang menyaksikan pertarungan tanpa henti di beberapa episode terbaru One Piece, versi filmnya lantas tampil dengan tone yang lebih ramah, dan penuh dengan keceriaan (setidaknya di awal).

Betapa tidak? Film ini hampir terasa seperti konser Idol sungguhan, di mana ada banyak aksi konser dari tokoh Uta yang hadir dalam durasi cukup panjang.

Sayangnya, dominannya sosok Uta di film ini terasa agak melelahkan. Ini mungkin terjadi karena Uta bukanlah sosok yang cukup familiar.

Beberapa episode khusus di versi animenya, yang sengaja tampil sebagai perkenalan terhadap karakternya, juga belum benar-benar membuat kita peduli kepadanya. Sehingga agak mengagetkan ketika ternyata ia memiliki porsi yang sangat besar di versi filmnya.

Untungnya, begitu memasuki pertengahan, cerita mulai berkembang jauh dengan konflik yang muncul. Kegeregetan ini berhasil bertahan hingga akhir film, sehingga membuat kelelahan yang terasa di awal, terbayar dengan baik.

Bagi yang datang ke bioskop untuk menyaksikan Shanks, tenang saja, penampilannya cukup memuaskan. Dan jika dinilai secara keseluruhan. Film ini sepertinya memang dimaksudkan sebagai tempat berpesta para penggemar One Piece di seluruh dunia.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top