Movie

5 Film Paling Mengecewakan di 2022

Film paling mengecewakan di 2022

SayaAjarkan – Tidak semua film yang rilis di 2022 mendapat tepuk tangan. Ada banyak yang mengecewakan, dan beberapa di antaranya bahkan masuk ke kategori film terburuk.

Namun, artikel ini bukan tentang yang terburuk, melainkan tentang judul-judul besar yang gagal memenuhi ekspektasi penonton. Berikut 5 film paling mengecewakan di 2022 versi SayaAjarkan.

Kita mulai dari film adaptasi game

Uncharted

Mengadaptasi film dari game ternama, adalah sebuah langkah yang berisiko besar. Berbagai judul telah gagal melakukannya, dan Uncharted menjadi salah satunya.

Meski memakai dua bintang besar yaitu Tom Holland (Spider-Man: No Way Home) dan Mark Wahlberg (Transformers), Uncharted terjerembab dalam usaha menghasilkan adegan-adegan ikonik yang ada di gamenya.

Naskahnya juga terasa kurang matang, sehingga film ini jadi terasa lewat begitu saja, tanpa ada kesan yang tertinggal di hati para penontonnya. Sayang sekali.

Lightyear

Film ini harusnya menjadi lahapan lezat para pecinta Toy Story, terutama karena ceritanya mengangkat Buzz Lightyear, salah satu tokoh favorit di jagat itu.

Sayangnya, pihak studio justru memilih mengambil langkah yang cukup ekstrim dengan menyajikan sosok Lightyear yang begitu berbeda dengan yang sering kita lihat di Toy Story.

Gawatnya, arah barunya juga tidak dibarengi dengan kualitas penceritaan yang mumpuni, sehingga pada akhirnya orang-orang memilih melewatkannya.

Halloween Ends

Konyol rasanya ketika kita menunggu satu tahun penuh untuk menyaksikan film terakhir sang pembunuh berantai, Michael, dan tiba-tiba dijejali dengan karakter baru yang entah kenapa mendadak dijadikan sebagai pemeran utamanya.

Hal ini pada akhirnya membuat penonton harus berjuang mengatasi kebosanan menanti kemunculan Michael, sembari melihat character development dari sang tokoh baru, yang sangat-sangat tidak menarik untuk disimak.

Menuju akhir, film ini mencoba membayar semua kekesalan lewat klimaks yang cukup memuaskan. Namun, itu rasanya belum cukup. Halloween Ends pada akhirnya tetap gagal memberikan apa yang diinginkan penonton, dan memilih terjebak dalam misinya sendiri.

menuju ke Makhluk Purba dan Dewa Petir

Jurassic World Dominion

Meski beda kasus, namun film ini hampir mirip dengan Halloween Ends, di mana cerita besar yang dijanjikan di akhir film sebelumnya, diputuskan untuk dijadikan sebagai sekadar cerita pendukung saja.

Meski Jurassic World Dominion latah menghadirkan nuansa nostalgia lewat kemunculan pemain-pemain lawasnya, namun semua itu jadi gagal klimaks lantaran penceritaan yang terkesan salah arah dan naskah yang terasa asal jadi. Sayang banget.

Thor: Love and Thunder

Bercanda memang seru. Namun ada kalanya harus kita ingatkan ketika semua itu mulai berlebihan, dan cenderung menganggu.

Sayangnya, sepertinya tak ada yang mengingatkan sang sutradara, Taika Waititi ketika ia terlalu bersenang-senang dengan sekuel keempat Thor ini.

Hasilnya, film ini terasa seperti parodi, lengkap dengan jokes-jokes murah, serta visualisasi yang terkesan asal jadi di beberapa bagian.

Hmm, bener-bener deh.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top