Health

Mengenal ADHD, dan Cara Menanganinya

Ilustrasi ADHD Dok/Get Healthy Stay Healthy

Sayaajarkan – ADHD atau attention deficit hyperactivity disorder adalah gangguan mental yang menyebabkan seseorang, biasanya anak-anak jadi sulit memusatkan perhatian.

Tak hanya itu, gangguan ADHD juga membuat anak jadi memiliki perilaku impulsif dan hiperaktif, sehingga dapat berdampak pada prestasi di sekolah.

Saat ini, penyebab utamanya belum diketahui, tapi kondisi ini bisa lahir atau muncul dari faktor genetik dan faktor lingkungan.

Ingat, gangguan ini tidak hanya terjadi pada anak-anak saja, tetapi orang dewasa juga. Jadi tidak benar jika gangguan ini hanya terjadi pada usia tertentu saja.

Gejala awal ADHD

Gejala awal ADHD biasanya adalah sulit untuk memusatkan perhatian atau fokus pada sesuatu. Ini biasanya berbarengan dengan perilaku yang hiperaktif atau tidak bisa diam, alias selalu banyak bergerak.

ADHD umumnya bisa terlihat saat usia anak belum mencapai 12 tahun.

Nah, untuk usia dewasa, biasanya gangguan ini dipicu karena kepenatan dengan rutinitas yang sama, sehingga membutuhkan sesuatu yang aktif, atau ingin suasana yang berbeda.

Berikut beberapa cara mudah yang dapat menenangkan atau meredam ADHD:

Langkah yang bisa kita lakukan

Mendengarkan Musik

Tidak hanya orang dewasa yang butuh musik untuk menenangkan perasaannya, tapi anak-anak juga.

Mendengarkan musik juga baik untuk kesehatan kita, karena dapat menyampaikan sesuatu yang tidak bisa kita sampaikan atau ekspresikan dengan kata-kata atau tingkah laku.

Selain menenangkan, mendengarkan musik juga membantu kita fokus. Beberapa musik yang cocok untuk ADHD antara lain Mozart, Classic, Slow atau Medium Tempo.

Minuman dan Vitamin

Jika pada umumnya orang dewasa meminum kopi untuk menambah kefokusan dalam mengerjakan sesuatu. Atau cokelat untuk mem-boosting mood-nya. Pada anak-anak sebaiknya biarkan mereka mengonsumsi cokelat dan vitamin serta susu.

Menyeimbangkan ekpektasi secara realistik

Pada gejalanya, orang yang mengalami gangguan ini cenderung mempunyai imajinasi sendiri yang terkadang seolah menyatu dengan realita.

Para penderita ADHD akhirnya sulit untuk membedakan apa yang ada di imajinasi, atau mana yang sedang benar-benar terjadi.

Oleh karena itu, penting sekali untuk tetap aktif sekalipun itu tidak terlalu sosial.**(Feb)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top