Health

Perut Kamu Buncit? Setop Daftar Kebiasaan Ini

Masalah perut buncit. Dok/Fonsly.com

SayaAjarkan – Ada banyak alasan mengapa orang bisa memiliki lemak di perut dan membuatnya jadi buncit. Salah satunya pola makan yang buruk.

Kurang olahraga, dan stres juga menjadi penyebab perut kamu gendut. Itu kenapa, memperbaiki nutrisi, meningkatkan aktivitas, dan membuat perubahan gaya hidup lainnya dapat membantu.

Ada dua jenis lemak yang ada di perut. Yang pertama adalah visceral yang mengelilingi organ dalam tubuh, sementara yang kedua adalah subkutan yang merupakan lemak yang berada di bawah kulit.

Komplikasi kesehatan dari lemak visceral lebih berbahaya daripada memiliki lemak subkutan.

Berikut ini penyebab umum kelebihan lemak perut yang membuat perut buncit.

7 penyebab perut buncit yang harus diwaspadai

Pola makan buruk
Makanan manis seperti kue dan permen, dan minuman seperti soda dan jus buah dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan memperlambat metabolisme seseorang.

Ini juga mengurangi kemampuan seseorang untuk membakar lemak. Hati-hati, lemak trans dalam makanan cepat saji juga bisa membuat perut menjadi buncit.

Terlalu banyak minum alkohol
Mengonsumsi minuman beralkohol yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit hati dan perut buncit.

Minum minuman beralkohol terlalu sering menyebabkan pria bertambah gemuk di sekitar perutnya, meskipun hasil penelitian pada wanita tidak konsisten.

Jarang olahraga
Jika seseorang mengonsumsi lebih banyak kalori daripada yang mereka bakar, mereka akan menambah berat badan.

Gaya hidup yang tidak aktif membuat seseorang sulit membuang lemak berlebih, terutama di sekitar perut.

Waspadai stres dan kurang tidur

Stres
Hormon steroid yang dikenal sebagai kortisol membantu tubuh mengontrol dan mengatasi stres.

Ketika seseorang berada dalam situasi berbahaya atau tekanan tinggi, tubuh mereka melepaskan kortisol, dan ini dapat memengaruhi metabolisme mereka.

Orang sering mencari makanan untuk kenyamanan ketika mereka merasa stres. Nah, agar hal itu tidak terjadi, cobalah beberapa cara lain. Salah satunya adalah detoksifikasi pikiran.

Genetik
Ada beberapa bukti bahwa gen seseorang dapat berperan dalam menentukan apakah mereka menjadi gemuk.

Para ilmuwan berpendapat gen dapat memengaruhi perilaku, metabolisme, dan risiko mengembangkan penyakit terkait obesitas.

Faktor lingkungan dan perilaku juga berperan dalam kemungkinan orang menjadi gemuk.

Kurang tidur
Sebuah studi menghubungkan penambahan berat badan dengan durasi tidur pendek, yang dapat menyebabkan kelebihan lemak perut.

Durasi tidur yang pendek dikaitkan dengan peningkatan asupan makanan, yang mungkin berperan dalam pengembangan lemak perut.

Tidak cukup tidur juga berpotensi menyebabkan perilaku makan yang tidak sehat.

Merokok
Para peneliti mungkin tidak menganggap merokok sebagai penyebab langsung dari lemak perut, tetapi mereka percaya itu sebagai faktor risiko.

Sebuah studi tahun 2012 yang diterbitkan dalam jurnal PloS One menunjukkan bahwa meskipun obesitas sama antara perokok dan bukan perokok, perokok memiliki lebih banyak lemak perut dan visceral daripada bukan perokok.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top