Food

Hipertensi atau Darah Tinggi? Turunkan dengan 5 Minuman Ini

Minuman untuk mencegah darah tinggi. Dok/Getty Images

SayaAjarkan – Darah tinggi atau hipertensi adalah penyakit yang perlu kita waspadai. Pasalnya, jika tekanan darah tidak terkendali, itu dapat menyebabkan komplikasi seperti penyakit jantung hingga stroke.

Untuk mencegahnya, salah satu benteng pertahanan utama yang bisa kamu bangun, adalah dengan melakukan diet ramah tekanan darah.

Ini dapat membantu kamu menjaga tekanan darah dalam kisaran yang sehat, tanpa perlu mengalami efek samping akibat obat-obatan.

Nah, agar diet kamu maksimal, berikut 5 minuman yang bisa kamu coba, yang dapat membantumu memiliki tekanan darah yang normal.

Atasi Darah Tinggi dengan 5 Minuman Sehat Ini!

Jus bit
Sayuran berwarna merah ini rendah kalori, dan mengandung sejumlah vitamin, mineral, serta senyawa tanaman yang meningkatkan kesehatan. Tak hanya itu bit juga dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Bit kaya akan nitrat diet, senyawa yang mampu menurunkan tekanan darah. Dalam sayuran ini, terdapat juga senyawa ramah jantung lainnya.

Jus tomat
Bukti yang berkembang menunjukkan bahwa minum satu gelas jus tomat per hari, dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Dalam sebuah studi 2019, peneliti Jepang mengevaluasi efek minum rata-rata satu cangkir jus tomat per hari di antara peserta dengan faktor risiko penyakit jantung.

Mereka menyimpulkan bahwa jus tomat meningkatkan tekanan darah sistolik dan diastolik, serta kolesterol LDL.

Studi terbaru lainnya telah melaporkan hasil yang sama di antara orang-orang dengan hipertensi stadium 1 dan wanita hamil.

Jus buah delima
Buah delima kaya nutrisi seperti folat dan vitamin C, selain itu juga memiliki efek anti-inflamasi yang kuat.

Jadi tidak mengherankan jika jus delima dapat berkontribusi pada diet jantung sehat.

Sebuah tinjauan literatur tahun 2017 dari delapan uji coba terkontrol secara acak, menemukan bahwa mengonsumsi jus delima dapat membantu menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.

Efek pada tekanan darah sistolik tidak tergantung pada berapa lama peserta mengonsumsi jus delima dan berapa banyak.

Jika kamu memutuskan untuk menambahkan jus delima ke dalam menu diet harian, pastikan jusnya 100 persen tanpa tambahan gula.

Jus Berry dan Teh

Jus Berry
Seperti buah delima, buah beri – terutama blueberry – populer karena sifat antioksidannya.

Ulasan yang terbit di Nature pada tahun 2016 menemukan bahwa mengonsumsi buah beri menurunkan tekanan darah sistolik dan kolesterol LDL.

Para peneliti menyimpulkan bahwa buah beri kemungkinan memiliki manfaat kardiovaskular, tetapi masih memerlukan penelitian lebih lanjut, untuk memperjelas peran mereka dalam mencegah dan mengendalikan penyakit jantung.

Jika kamu membeli jus berry di toko, pastikan jus tersebut tidak mengandung gula tambahan.

Teh
Ketika berbicara tentang manfaat teh pada hipertensi, perlu kamu ketahui kalau tidak semua teh terbuat dengan cara dan bahan yang sama.

Sebuah tinjauan literatur tahun 2020 dari uji coba terkontrol secara acak membandingkan efek konsumsi teh hitam dan hijau terkait hipertensi.

Para peneliti melaporkan bahwa asupan jangka panjang dari kedua jenis teh, menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Tapi penurunan lebih signifikan untuk teh hijau.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top