Food

Suka Makan Kerang? Waspadai 3 Bahaya Ini

Kerang. Dok/Wikipedia

SayaAjarkan – Siapa yang tidak suka dengan makanan laut? Selain banyak gizi dan manfaatnya, makanan sumber laut ini mudah kita temui, apalagi kerang.

Kerang adalah makanan yang wajib masuk dalam daftar favorit untuk kita cari dan konsumsi. Salah satunya karena harganya murah.

Ada beberapa jenis kerang yang sudah populer di Indonesia, yaitu kerang dara dan hijau. Makanan ini mengandung nutrisi yang banyak, di antaranya omega 3, zat besi, vitamin A, vitamin B12, vitamin C, kalsium dan selenium.

Tapi, selain banyak nutrisinya, ternyata tidak boleh kita konsumsi secara berlebihan karena kandungan kalorinya.

Kalau kebanyakan, makhluk bercangkang juga punya efek samping yang cukup berbahaya lho, mau tahu apa saja? Cuss simak ya.

Bahaya Makan Kerang Berlebih

Keracunan
Kerang adalah makhluk laut yang menyedot segala hal yang ada di sekitarnya untuk bertahan hidup.

Tapi ia tidak memiliki kemampuan untuk mengontrol apa yang ia serap. Artinya, kerang sangat rentan akan kandungan zat-zat yang bisa membuat manusia keracunan.

Jika terkontaminasi zat bahaya, dan kemudian kita konsumsi, maka tubuh kita akan mengalami gangguan. Beberapa gejala dari keracunan yang sering muncul adalah mual, muntah, gatal-gatal, diare, hingga sakit kepala.

Overdosis Vitamin
Dampak dari makan kerang dalam jumlah yang berlebihan adalah overdosis vitamin, terutama vitamin B12. Vitamin ini berguna untuk membentuk asam amino dan enzim yang berperan penting dalam proses produksi hemoglobin.

Sayangnya, kelebihan asupan vitamin ini ternyata malah bisa memicu terjadinya masalah kesehatan. Overdosis vitamin B12 bisa menyebabkan kulit gatal-gatal, ruam, dan diare.

Waspadai juga Risiko Ini

Risiko Penyakit Berbahaya
Kelebihan asupan zat besi pada tubuh karena kebanyakan makan kerang juga bisa memberi dampak yang buruk.

Pada dasarnya, zat besi sangat baik dan dibutuhkan oleh tubuh manusia. Namun jika terlalu banyak, risiko penyakit berbahaya pun akan meningkat.

Risikonya seperti diare, kerusakan hati, hingga diabetes pun harus diwaspadai. Selain itu, terlalu banyak kandungan zat besi dalam tubuh pun bisa menjadi pemicu meningkatnya risiko penyakit Alzheimer di hari tua.

Nah, daripada mengundang penyakit, ada baiknya untuk tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan ini.

Selain itu, menjaga kesehatan juga bisa kita lakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti mengatur pola makan, istirahat yang cukup, dan berolahraga.**(Feb)

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top