Food

Kenapa Pelatih dan Atlet Olahraga Suka Mengunyah Permen Karet?

Permen Karet. Dok/Metro News

SayaAjarkan – Saat menonton bintang olahraga favorit kamu dan pelatih profesional di TV, pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa mereka mengunyah permen karet atau chewing gum terus-menerus?

Apakah mereka melakukan ini sebagai bagian dari tindakan mereka untuk terlihat keren?

Adakah makna yang lebih dalam dari perilaku yang terkadang terlihat belagu ini?

Berikut ini tiga alasan utama mengapa kebiasaan mengunyah permen karet populer di kalangan komunitas olahraga.

Alasan Pelatih dan Atlet Olahraga suka Permen Karet

Meningkatkan Aktivitas Otak
Selain mengurangi bau mulut, gerakan mengunyah bisa meningkatkan aktivitas otak karena saraf mengirim pesan berulang-ulang ke otak.

Aktivitas ini akan meningkatkan detak jantung dan tekanan darah.

Selain itu, chewing gum mampu memberikan efek psikologis yang menenangkan serta mengurangi stres.

Ini karena tindakan mengunyah melibatkan saraf trigeminal yang pada dasarnya bertanggung jawab untuk menggerakkan otot rahang.

Mengunyah juga meningkatkan tingkat aktivitas di bagian depan otak, yaitu lobus frontal.

Ini membuat pengunyah akan lebih waspada dan karenanya bisa meningkatkan waktu reaksi yang memberi pemain keunggulan kompetitif.

Bagi pelatih, permen karet dapat membantu bereaksi terhadap perubahan dalam permainan dan membuat pergantian pemain yang efektif sesuai dengan kebutuhan situasi pada waktu tertentu.

Memang kedengarannya enggak masuk akal, tetapi mengunyah bisa meningkatkan produktivitas dan mengurangi kesalahan kognitif di tempat kerja.

Mencegah Pelatih dan Pemain dari Mulut Kering
Pernahkah kamu melatih tim sepak bola di tengah musim panas? Memberikan pengarahan kepada atlet dan berkomunikasi dengan pelatih di lingkungan yang tegang dan di bawah cuaca panas bisa melelahkan.

Tak hanya itu, sering kali juga menyebabkan mulut kering dan pecah-pecah.

Tetapi chewing gum, terutama yang bebas gula justru akan membantu menjaga kesehatan mulut dan menjaganya dari kekeringan.

Permen jenis ini merangsang aliran air liur yang membantu menghilangkan sisa makanan yang bersarang di sekitar mulut dan gigi.

Chewing gum juga melembabkan mulut dan bahkan dapat membantu mencegah gigi berlubang, terutama pada jenis tertentu yang mengandung xylitol.

Menurunkan Saraf Tegang dan Mengurangi Rasa Takut

Siapa yang tidak merasa gugup saat hari H pertandingan? Bukankah menyenangkan jika dapat dengan cepat dan aman menghilangkan perasaan nervous dan tetap mempertahankan kinerja?

Nah, menurut para profesional, mengunyah chewing gum dapat menurunkan tingkat stres dan bisa mengurangi kecemasan, daripada tidak mengunyah permen karet sama sekali.

Alasan di balik ini tidak sepenuhnya dipahami, tetapi telah disarankan bahwa peningkatan aliran darah ke otak yang disebabkan oleh tindakan mengunyah bisa menjadi jawabannya.

Mengunyah permen ini tidak hanya dapat menenangkan saraf dan mengurangi stres serta kecemasan tetapi juga meningkatkan konsentrasi.

Yang keren adalah satu penelitian menyimpulkan bahwa mengunyah chewing gum alias permen karet telah terbukti meningkatkan kinerja di mana orang perlu berkonsentrasi untuk jangka waktu yang berkelanjutan.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top
RajaBackLink.com
x