Info Feed

7 Stafsus Baru Jokowi Dari Kalangan Milenial

Sayaajarkan – Presiden Jokowi baru saja mengangkat 7 orang staff khusus (Stafsus) dari kalangan milenial. Pengangkatan stafsus dari kalangan milenial ini diharapkan dapat menjadi jembatan antara Presiden Jokowi dengan anak-anak muda. Selain itu Presiden Jokowi juga meyakini bahwa stafsus dari kalangan milenial akan mampu melahirkan ide dan gagasan-gagasan segar yang dapat diterapkan di pemerintahan guna membangun Indonesia.

Jokowi dan 7 Stafsus Milenial
Credit Photo: medcom.id

7 nama staf khusus baru Jokowi dari kalangan milenial:

  1. Adamas Belva Syah Devara (29 tahun). Merupakan Founder dan CEO Ruang Guru yang merupakan aplikasi Bimbel online terbesar di Indonesia
  2. Putri Tanjung. Lahir pada (23 tahun). Merupakan Founder dan CEO Creativepreneur Event Creator, sebuah perusahaan penyelenggara acara (event organizer) yang bertujuan menyelenggarakan acara yang menghibur sekaligus menginspirasi anak muda.
  3. Andi Taufan Garuda Putra lahir pada (32 tahun). Merupakan Founder dan CEO lembaga keuangan mikro bernama Amartha Microfinance. Lembaga ini bertujuan membantu golongan menengah ke bawah agar terbebas dari rentenir.
  4. Ayu Kartika Dewi (36 tahun). Merupakan pendiri Gerakan SabangMerauke, sebuah program pertukaran pelajar antardaerah di Indonesia untuk menanamkan nilai toleransi, pendidikan, dan keindonesiaan.
  5. Gracia Billy Mambrasar (31 tahun). Merupakan pendiri Yayasan Kitong Bisa dan Duta Pembangunan Berkelanjutan Indonesia. Yayasan Kitong Bisa adalah yayasan yang memiliki tujuan membantu pendidikan anak-anak Papua yang kurang mampu. Kitong Bisa saat ini telah memiliki 9 pusat belajar, 158 relawan, dan 1.100 anak didik. Saat ini ada sebanyak 20 anak didiknya yang sedang menempuh pendidikan tinggi di kampus-kampus ternama dunia.
  6. Angkie Yudistia (32 tahun). Merupakan pendiri dan CEO Thisable Enterprise yang memiliki misi sosial untuk membantu kaum difabel.
  7. Aminuddin Maruf (33 tahun). Merupakan Mantan Ketua Umum Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) periode 2014-2016, Sekretaris Jenderal Solidaritas Ulama Muda Jokowi (Samawi), dan relawan pendukung Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019

Para stafsus milenial ini nantinya tidak akan berkantor secara full time, namun demikian nantinya akan tetap ada pertemuan rutin yang terjadwal yang akan diatur kemudian. Mengikuti pola kerja kekinian, sekalipun tidak hadir secara langsung, para stafsus ini memiliki target-target yang harus dicapai dan dapat langsung memberi masukannya kepada Presiden Jokowi kapanpun

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top
RajaBackLink.com
x