Info Feed

Heboh Citayam Fashion Week, Yuk Kenali Lagi Fungsi Zebra Cross

Zebra Cross. Dok/iStockphoto

SayaAjarkan – Jakarta, khususnya di salah satu zebra cross di kawasan Dukuh Atas, belakangan ramai oleh anak muda. Lengkap dengan tampilan nyentrik dan kerennya.

Kedatangan mereka tak lain untuk melibatkan diri dalam tren Citayam Fashion Week yang tengah hangat jadi pembicaraan. Terutama di kalangan penggila fashion.

Di tengah padatnya lalu lintas Jakarta, para anak muda ini melakukan cat walk layaknya model. Tepatnya di salah satu zebra cross yang ada di sana.

Jika melihat dari penampilan yang tersuguh, nampak jika kebebasan kreasi mereka dalam bidang fashion telah menghasilkan cukup banyak terobosan.

Pesta mode jalanan itu pun kian meriah setelah sejumlah selebriti ikut terjun ke sana, dan beraksi bareng anak-anak muda, yang sebagian rela datang dari luar Jakarta, termasuk Citayam.

Nah, ngomong-ngomong soal Citayam Fashion Week, Saya Ajarkan ingin membahas sedikit mengenai zebra cross yang dijadikan para penggila fashion di acara tersebut, sebagai arena catwalk.

Karena, marka tersebut sebenarnya memiliki fungsi dan aturannya sendiri, sebagai tempat penyeberangan para pejalan kaki.

Fungsi Zebra Cross beserta Aturan Menggunakannya

Zebra cross tersebar di hampir seluruh dunia. Ciri-cirinya adalah garis-garis warna putih, dengan ketebalan dan celah sekitar 300 mm, serta panjang garis sekitar 2.500 mm.

Marka penyeberangan ini populer dengan nama zebra cross. Itu karena marka-nya menggunakan garis-garis setrip hitam dan putih, yang mirip seperti corak loreng pada kulit hewan zebra.

Pada umumnya, marka ini melintang di tengah jalan. Gunanya agar para pejalan kaki tidak menyeberang di sembarang tempat (melainkan hanya di zebra cross). Dan sekaligus memberi tahu kendaraan yang melintas, baik sepeda motor maupun mobil, untuk menurunkan kecepatannya, saat melewatinya.

Seiring dengan kemajuan zaman, banyak alat penyeberangan telah dilengkapi dengan pelican crossing (pedestrian light controlled crossing), yakni sebuah alat bantu penyeberangan berbentuk tombol, yang akan memberi sinyal kepada pengendara saat pejalan kaki menekannya.

Di beberapa tempat, zebra cross juga memiliki sinyal suara dan penghitung waktu mundur, sebagai info kepada para pengemudi dan pejalan kaki, terkait waktu yang tersisa untuk menyeberang.

Penempatannya di mana saja?

Karena tujuan marka ini adalah untuk memastikan keamanan para pejalan kaki, maka penempatannya pun tidak boleh di sembarang tempat, dan harus sesuai dengan aturan.

Sebagai contoh, zebra cross harus berada di lokasi dengan jarak pandang yang cukup dari laju arah kendaraan. Selain itu, penempatannya juga harus mempertimbangkan arus lalu lintas, dengan mencari titik yang kecepatan lalu-lalang kendaraannya cukup rendah.

Itu kenapa, beberapa tempat tanjakan, turunan, dan tikungan, tidak boleh untuk dipakai sebagai tempat marka tersebut.

Di luar semua aturan tersebut, baik pengguna kendaraan maupun pejalan kaki harus sama-sama saling menghormati. Pengguna kendaraan harus mau mengalah saat ada pejalan kaki yang melintas, dan pejalan kaki juga diimbau untuk selalu berhati-hati dan menggunakan fasilitas tersebut seperlunya, agar tak mengganggu aktivitas lalu lintas.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top
RajaBackLink.com
x