Traveling

Tempat Paling Sunyi di Dunia, Bisa Bikin Pingsan

Ilustrasi sunyi. Dok/Pexels

SayaAjarkan – Yang menyebut kalau kesunyian itu identik dengan kedamaian, mungkin belum pernah mendengar tentang kengerian saat berada di tempat paling sunyi di dunia.

Ya! Jika kamu berdiri di dalam ruangan paling sunyi di dunia cukup lama, kamu akan mulai mendengar detak jantung sendiri, yang perlahan-lahan suaranya akan memekakkan telinga.

Dalam kesunyian separah itu, kamu akan sangat terganggu. Bahkan, ketika kamu mencoba bergerak, tulang-tulang kamu akan mengeluarkan suara gerinda. Akhirnya, kamu bisa kehilangan keseimbangan. karena hampanya gema bisa menyabotase kesadaran spasial kamu.

Di mana tempat paling sunyi itu?

Jawabannya, ada di kantor pusat Microsoft di Redmond, Washington, Amerika Serikat.

Semua polusi suara dari dunia luar sama sekali tidak bisa masuk sedikit pun. Ini disebut ruang “anechoic,” karena tidak menghasilkan gema sama sekali. Suara tepukan tangan di ruangan ini pun jadi benar-benar menakutkan.

Kebisingan latar belakang di dalam ruangan sangat rendah, bahkan mendekati ambang batas terendah yang diteorikan oleh ahli matematika, yakni nol absolut dari suara.

Microsoft Anechoic Chamber, tempat paling sunyi di dunia. Dok/CNN
Microsoft Anechoic Chamber. Dok/CNN

Keheningan yang memekakkan telinga

Kamar ini, menawarkan pengalaman sensorik yang sangat langka bagi siapapun yang mencobanya.

“Begitu seseorang memasuki ruangan, seseorang langsung merasakan sensasi aneh dan unik yang sulit untuk dijelaskan,” tulis Hundraj Gopal, seorang ilmuwan pendengaran dan perancang utama ruang anechoic di Microsoft, seperti dikutip dari CNN.

“Kebanyakan orang menganggap tidak adanya suara, sangat memekakkan. Telinga biasanya akan terasa penuh, atau berdenging. Suara yang sangat redup, akan terdengar jelas. Dan saat kamu menoleh, kamu dapat mendengar gerakannya. Kamu bahkan bisa mendengarkan dirimu bernapas, dan kedengarannya keras,” katanya.

Kenapa demikian?

Di dunia nyata, jelas Gopal, telinga kita terus-menerus tunduk pada tingkat suara tertentu, jadi selalu ada tekanan udara pada gendang telinga.

Tetapi saat memasuki ruangan anechoic, tekanan udara konstan ini hilang, karena tidak ada pantulan suara dari dinding sekitarnya.

“Ini adalah pengalaman baru bagi siapapun yang mencobanya.” Tuturnya.

Nah, bagaimana, seram bukan? Untuk info-info seru lainnya, jangan lupa kunjungi terus SayaAjarkan.com ya!

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top