Traveling

TAHUKAH KAMU: Lokasi Pertemuan Air Laut, Pasir dan Salju

Salju, laut, dan pasir. Sumber: @ag.lr.88/Instagram

SayaAjarkan – Ketika memikirkan liburan, pernahkah kamu dapat todongan pertanyaan klise seperti “ Laut (Pantai), atau Gunung?”

Meski simple, namun pertanyaan tersebut banyak memunculkan perdebatan. Beberapa di antaranya memilih pantai karena ketagihan dengan deburan ombak dan pasir di pesisirnya, dan sebagian lagi memilih gunung karena kesejukan serta kesunyiannya yang menawan.

Nah, tahukah kamu? Di antara dua pilihan tadi, ada satu tempat yang menyajikan sesuatu yang berbeda. Yakni sebuah lokasi yang jadi pertemuan antara air laut, pasir, dan salju? Penasaran? Yuk kita ulas bersama-sama.

Pertemuan laut, pasir, dan salju

Bayangkan berjalan di pantai dan menyaksikan pertemuan laut, pasir, dan salju. Sungguh pengalaman yang memukau.

Terkait hal ini, sebuah postingan di Instagram milik @ag.lr.88 sukses menjadi viral dan menarik perhatian.

Postingan itu menampilkan salju di satu sisi, laut di sisi lain, dan seorang pria berjalan di atas pasir tepat di antara keduanya.

Rupanya, menurut banyak pengguna, gambar tersebut berasal dari San’in Kaigan UNESCO Global Geopark, yang terletak di barat Jepang, membentang dari Pantai Hakuto Kaigan barat di Tottori, ke Tanjung Kyogamisaki timur di Kyoto.

Gambar yang menginspirasi perjalanan

Berbagai situs geologis yang terhubung dengan perkembangan Laut Jepang, dapat ditemukan di geopark ini.

Tempat ini memiliki fitur geologi seperti lembah, bukit pasir, bar pasir, gunung berapi, dan pantai yang menyerupai bedak rias wajah.

Pertemuan ajaib antara air laut, pasir pantai, dan salju tersebut, membuat banyak orang merasa terinspirasi untuk bepergian dan menjelajahi dunia.

Pernah diguncang gempa

Lokasi pantai ini mencakup tiga kota, kota kecil, dan prefektur dengan populasi sekitar 400.000 jiwa.

Karena wilayah ini pernah mengalami tiga gempa besar, ada juga situs-situs terkait bencana, seperti situs warisan rekonstruksi dan perpindahan patahan, yang berfungsi sebagai bahan pendidikan bencana.

Pantai unik ini juga memiliki banyak situs sejarah, seperti tumuli dan reruntuhan, yang menunjukkan kemakmuran daerah tersebut dari perdagangan maritim Laut Jepang.

Oh ya, saat berkunjung ke sini, jangan lupa untuk menikmati mata air panas lokal yang hangat dan menenangkan.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top