Otomotif

Ingin Aki Mobil Awet? Begini Cara Merawatnya

Merawat aki mobil. Sumber foto: gomechanic.in

Sayaajarkan.com – Ketika memikirkan perawatan mobil, kebanyakan orang, dan bisa jadi kita, cenderung mengabaikan baterai atau aki mobil. Padahal, suhu, kelembapan, dan beberapa faktor lain bisa memengaruhi masa usianya lho.

Sebagian besar aki memang bisa bertahan rata-rata selama tiga sampai empat tahun. Tapi jika dalam kondisi ideal dan terawat, sebenarnya benda itu bisa bertahan lebih lama dari itu, bahkan hingga enam tahun.

Nah, untuk membantu meningkatkan masa pakainya, ada baiknya kita pastikan agar selalu terawat dan tetap terisi. Jika perlu, matikan lampu dan aksesori lainnya, saat mobil tidak digunakan.

Berikut ini tips lain untuk merawat aki mobil secara optimal.

Tips memperpanjang usia aki

Ketahui bagaimana ia bekerja
Aki mobil memiliki enam sel yang terdiri dari pelat timbal, pelat timbal dioksida, dan larutan elektrolit asam sulfat. Reaksi kimia antara tiga bagian ini akan menghasilkan listrik dan mengubah elemen baterai.

Listrik mengalir keluar dari aki ke mesin untuk menjalankan mobil. Arus listrik yang dikirim, bisa membalikkan reaksi kimia dan mengisi baterai untuk penggunaan selanjutnya.

Periksa langsung
Periksa kepalanya, apakah ada korosi atau perubahan warna seperti kerak pada terminal baterai dan kabel. Korosi menyebabkannya sulit berfungsi normal. Oleh karena itu, pastikan aki mobil terpasang dengan benar untuk meminimalkan getaran.

Membersihkan korosi
Ada tiga metode Do It Yourself (DIY) untuk menghilangkan korosi. Pertama, campurkan air dan soda kue hingga kental seperti pasta, lalu oleskan ke terminal baterai dan kabelnya. Setelah mengeluarkan busa atau gelembung, gosok terminal dengan sikat gigi atau sikat kawat, dan bilas pasta dengan air hingga bersih.

Untuk metode kedua, kita bisa menggunakan Coca-Cola sebagai larutan pembersih. Tuangkan secara merata di atas terminal baterai dan kabelnya. Jika perlu, gosok dengan sikat gigi atau sikat kawat.

Terakhir, kita bisa membeli semprotan pembersih yang khusus untuk membersihkan korosi. Cukup ikuti instruksi di wadahnya.

Pentingnya level cairan

Periksa level cairan
Karena menggunakan larutan asam dan elektrolit untuk menghasilkan listrik, ia tidak akan berfungsi dengan baik jika larutannya kurang. Seiring waktu, airnya bisa menguap dan tingkat larutannya perlahan-lahan berkurang. Kalau airnya terlalu rendah, aki bisa berhenti bekerja lho.

Sebelum mengecek air aki, bersihkan permukaannya terlebih dahulu untuk mencegah kotoran jatuh ke dalam larutan. Berhati-hatilah juga saat membukanya karena zat asam pada airnya dapat membakar kulit, pakaian, dan cat mobil.

Saat melihat ke dalam sel aki, kita akan melihat larutan elektrolit dan pelat logamnya. Jika terisi dengan benar, larutan elektrolit akan berada di antara batas upper dan lower.

Untuk lebih mudahnya, kita bisa melihat garis yang biasanya berada di bagian depan, yang bertuliskan upper dan lower. Untuk mengisi ulang, kita bisa menggunakan air yang umumnya dikenal dengan air aki biru.

Uji pengisian
Untuk menguji elektrolit di setiap sel, gunakan hidrometer. Baterai atau aki yang terisi penuh harus memiliki pembacaan 1,265 atau lebih tinggi. Jika pembacaan rendah, sekitar 1,200, baterai perlu diisi ulang. Ini dapat kita kerjakan di rumah dengan kabel jumper yang dihubungkan dengan aki yang terisi penuh, atau membawanya ke bengkel terdekat.

Sumber artikel:
-https://www.actiongatortire.com/tips-maintaining-car-battery/

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top