Self Development

Detoksifikasi Pikiran, Cara tetap Waras hadapi Pandemi

Detoksifikasi pikiran. Dok/Uma.ac.id

SayaAjarkan – Di tengah pandemi seperti sekarang, banyak orang yang sedang berjuang dengan masalah kecemasan hingga tekanan mental. Dalam kasus ini, detoksifikasi pikiran sangatlah membantu.

Di masa-masa sulit ini, penting bagi kita untuk menjaga diri dan kesehatan mental, terutama dalam menerima kenyataan pahit yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Banyaknya aturan pembatasan yang terus-menerus dilakukan juga bisa membuat hidup kita berada dalam kecemasan, ketakutan, hingga mungkin kebosanan. Ini tentu berdampak pada kesehatan mental.

Terkadang, tekanan seperti ini sulit kita hindari. Ini karena ketidakpastian di masa krisis terus menumpuk dan bisa mengacaukan pikiran, serta menciptakan perselisihan antara ketakutan kita dengan kenyataan.

Pentingnya detoksifikasi pikiran

Ketika kita membiarkan emosi menguasai diri, itu sama saja kita mengundang kekacauan ke dalam hidup.

Oleh karena itu, mendetoksifikasi pikiran dan tubuh, serta menjauhkan pikiran dan emosi negatif merupakan hal baik yang bisa kita lakukan.

Nah, seperti dikutip dari laman Pink Villa, berikut 6 cara sederhana untuk detoksifikasi pikiran dan tubuh, agar kita lekas memulihkan diri dari stres.

Tips mudah detoksifikasi pikiran

Manjakan diri dengan pekerjaan rumah
Dengan melakukan ini, kita bisa mengalihkan pikiran dari kecemasan atau gambaran yang tidak kita inginkan.

Pekerjaan rumah yang kita kombinasikan dengan perhatian penuh adalah cara yang sehat untuk mendetoksifikasi pikiran.

Kita bisa mencoba memasak, mencuci piring, mencuci pakaian, membersihkan rumah, dan berbagai pekerjaan lainnya.

Matikan semua gadget secara teratur
Penting untuk memberikan mata dan pikiran istirahat dari semua gadget yang melelahkan.

Karena jika sepanjang hari kita dibiarkan untuk membuka media sosial di smartphone, pikiran kita bisa terus mengembara ke informasi yang terkadang berlebih dan justru menimbulkan kecemasan.

Jadi, sesekali waktu, biarkan pikiran kita rileks dan berbaring dalam keheningan mutlak.

Kita juga bisa memilih untuk menghabiskan waktu di alam terbuka. Detoks digital dari waktu ke waktu seperti ini akan menjaga kita tetap waras.

Meditasi
Ini adalah praktik yang sebaiknya kita ikuti setidaknya dua kali seminggu.

Meditasi akan menjaga tingkat kecemasan kita pada level yang rendah. Kegiatan ini membebaskan pikiran dari kecemasan-kecemasan yang berkeliaran.

Untuk memulai, fokuslah dahulu pada pernapasan. Ke depannya, melalui meditasi, kita bisa belajar bagaimana menjadi lebih hidup dalam kehidupan yang tengah sulit saat ini.

Berhenti melarikan diri dari kenyataan

Terima kenyataan dan akui emosi
Dengan melakukan ini, kita akan merasa lebih baik.

Jika kita terus lari dari kenyataan, itu hanya akan membawa kita terjerumus dalam jurang kekecewaan.

Jadi, terima situasinya dan lanjutkan. Sadarilah emosi kita dan ketahuilah sebagai manusia, kita diizinkan untuk memiliki lebih dari satu jenis emosi.

Rangkul emosi kita, dan pahami bahwa kesadaran diri untuk mengendalikan emosi tersebut, adalah kunci.

Langkah ini juga bisa membuat kita segera menyadari situasi yang sedang terjadi di hidup kita, dan bisa segera bergerak untuk memudahkan keadaan.

Dengarkan musik
Musik adalah bentuk terapi yang bisa langsung membuat kita berada dalam suasana hati yang baik.

Setel aplikasi musik dan dengarkan lagu favorit kita untuk menghibur diri.

Alunan musik kesukaan kita bisa sedikit demi sedikit mengusir kekhawatiran yang membuat kita stres.

Ikuti pola diet sehat
Semuanya dimulai dari pola makan yang sehat, apa yang kita makan nantinya mencerminkan diri kita juga.

Tidak harus mahal. Diet sehat dengan nutrisi dan vitamin yang tepat akan memberi kita cahaya yang sehat, serta pikiran yang bahagia dan tenang.

Pastikan kita mengikuti diet seimbang yang bisa meningkatkan kesehatan dan sistem kekebalan.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top
RajaBackLink.com
x