Science

Mengenal Jenis-Jenis Galaksi di Alam Semesta

Ilustrasi galaksi. Dok/Britannica

SayaAjarkan – Bagi kalian yang menyukai dunia luar angkasa atau antariksa, pasti akan tertarik dengan planet, bintang, hingga galaksi.

Sekedar informasi, planet Bumi tempat kita tinggal berada dalam galaksi Bima Sakti atau Milky Way. Matahari sebagai bintang pun berada di dalamnya.

Teleskop Hubble telah mengungkapkan detail rumit dari bentuk, struktur, dan sejarahnya. Baik dalam bentuk sendiri, bagian dari kelompok kecil, atau dalam kelompok besar.

Dari lubang hitam supermasif di pusat galaksi, ledakan raksasa pembentukan bintang, hingga tabrakan antar galaksi, penemuan ini memungkinkan para astronom untuk menyelidiki sifat, serta memeriksa bagaimana mereka terbentuk dan berkembang dari waktu ke waktu.

Apa Itu Galaksi?

Galaksi adalah pulau kosmik yang luas, yang terdiri dari bintang, gas, debu, dan dark matter atau materi gelap. Semua ini disatukan oleh gravitasi.

Mereka tercipta dalam berbagai bentuk dan ukuran. Beberapa bahkan ditakdirkan untuk bertabrakan, seperti Bima Sakti dan Andromeda.

Apa saja jenisnya?

Para astronom mengklasifikasikan galaksi menjadi tiga kategori utama, yakni Ellipticals, Spiral, dan Irregular atau tidak beraturan

Galaksi-galaksi ini memiliki rentang ukuran yang luas. Dari galaksi kerdil yang berisi sedikitnya 100 juta bintang, hingga yang raksasa dengan lebih dari satu triliun bintang.

Ini penjelasan lebih detailnya:

Ellipticals
Mencakup sekitar sepertiga dari semua galaksi, bentuknya bervariasi dari hampir melingkar, hingga sangat memanjang.

Jenis ini memiliki gas dan debu yang relatif sedikit, mengandung bintang yang lebih tua, dan tidak lagi aktif membentuk bintang.

Yang terbesar dan paling langka dari jenis ini sebutannya Giant Ellipticals. Berukuran sekitar 300.000 tahun cahaya. Para astronom berteori bahwa ini terbentuk oleh penggabungan galaksi-galaksi yang lebih kecil.

Spiral
Spiral muncul sebagai piringan datar, biru-putih dari bintang, gas, dan debu dengan tonjolan kekuningan di pusatnya.

Galaksi-galaksi ini terbagi menjadi dua kelompok yaitu spiral normal dan spiral berpalang atau berbatang. Sedikit catatan, Andromeda dan Bima sakti termasuk ke dalam jenis ini.

Yang terakhir…

Irregular
Jenis ini tidak beraturan, memiliki sedikit debu, dan bentuknya tidak seperti piringan atau elips.

Para astronom sering melihat irregular saat mereka mengintip jauh ke alam semesta, yang setara dengan melihat ke masa lalu.

Jenis ini berlimpah di alam semesta awal, sebelum jenis spiral dan elips berkembang.

Selain tiga kategori klasik ini, para astronom juga telah mengidentifikasi banyak galaksi yang bentuknya tidak biasa. Jenis ini tampaknya berada dalam fase perkembangan sementara.

Ini termasuk yang sedang dalam proses bertabrakan atau berinteraksi. Mereka dikenal memiliki semburan gas dengan inti aktif.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

To Top